Suara.com - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih kuat pada Jumat (17/2/2017) atau Sabtu pagi WIB, dengan semua tiga indeks utama memperbarui rekor penutupan mereka karena sentimen investor tetap "bullish" menjelang liburan Hari Presiden (Presidents Day).
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 4,28 poin atau 0,02 persen menjadi ditutup pada 20.624,05 poin. Indeks S&P 500 bertambah 3,94 poin atau 0,17 persen menjadi berakhir di 2.351,16 poin, dan indeks komposit Nasdaq bertambah 23,68 poin atau 0,41 persen menjadi 5.838,58 poin.
Saham-saham AS awalnya jatuh di perdagangan pagi karena investor menjadi berhati-hati setelah kenaikan tajam baru-baru ini, tapi kemudian berbalik naik karena banyak investor terus membuat taruhan "bullish" pada apa yang disebut reli Trump.
Saham-saham AS telah membukukan keuntungan yang kuat sejak Donald Trump memenangkan pemilihan presiden, karena investor percaya bahwa ia akan mengejar pemotongan pajak perusahaan besar-besaran, deregulasi dan belanja infrastruktur.
Pada Kamis (16/2), saham-saham AS berakhir bervariasi tipis, dengan Dow memperpanjang rekor reli ke hari keenam, di tengah sejumlah laporan ekonomi yang umumnya optimis. Hingga Kamis, Dow telah naik 12,5 persen sejak hari pemilihan.
Dalam berita perusahaan, saham Deere & Company naik 1,01 persen menjadi 110,27 dolar AS, setelah pembuat peralatan konstruksi ini menyampaikan hasil kuartalan lebih baik dari perkiraan.
Data terbaru dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 di kuartal keempat 2016 diperkirakan naik 7,3 persen secara tahun ke tahun, sementara pendapatannya diperkirakan meningkat 4,3 persen.
Pasar saham AS akan ditutup pada Senin (20/2) untuk liburan Hari Presiden.
Untuk minggu ini, semua tiga indeks utama membukukan keuntungan yang mantap, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing melompat 1,7 persen, 1,5 persen dan 1,8 persen.
Baca Juga: Trump Dilantik Jadi Presiden AS, Wall Street Menguat
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Saham Wall Street Jatuh Usai Konferensi Pers Donald Trump
-
FBI Berhenti Selidiki Hillary Clinton, Saham Wall Street Melonjak
-
Saham Wall Street Menguat Setelah Debat Pertama Clinton-Trump
-
Tiga Indeks Utama Wall Street Cetak Rekor Tertinggi
-
Saham Apple dan Perusahaan Teknologi Lain di Wall Street Jatuh
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan
-
BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital
-
BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi
-
BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota
-
Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience
-
BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia
-
Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen