Pelaksanaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) tahun 2017 fase ke-1 yang berlangsung sejak 10-12 Maret 2017 di 24 kota memberikan hasil yang positif bagi perusahaan dengan meraih total transaksi sebesar Rp 457 miliar atau melampaui target yang ditetapkan Rp380 miliar. Adapun Jakarta, Lombok, dan Denpasar menjadi penyumbang terbesar dari perolehan pendapatan tersebut.
VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar di Cengkareng, Jakarta, Senin (13/3/2017), mengatakan, keberhasilan pelaksanaan GATF 2017 fase ke-1 ini menunjukan animo masyarakat terhadap kebutuhan traveling dengan harga yang terjangkau masih sangat tinggi.
“Selain itu, keberhasilan pelaksanaan GATF yang kesembilan kalinya ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kerja keras seluruh rekan-rekan karyawan Garuda Indonesia Group. Kami berharap kiranya pelaksanaan GATF 2017 berikutnya akan semakin sukses,” tambah Benny.
Mengenai kota-kota yang menjadi tujuan favorit pengunjung adalah Singapura, Hong Kong, Tokyo dan Seoul untuk rute internasional, sementara untuk destinasi domestik adalah Bali, Jogjakarta, Surabaya dan Lombok. Pelaksanaan GATF di kota Jakarta kali ini juga menunjukkan peningkatan yaitu mencapai 74 ribu pengunjung, dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 69 ribu pengunjung.
GATF 2017 Fase ke-1 tersebut telah dilaksanakan dibeberapa kota besar di Indonesia pada tanggal 10-12 Maret 2017 lalu di 24 kota di Indonesia, yaitu : Jakarta, Medan, Batam, Tanjung Karang, Jambi, Palembang, Padang, Banda Aceh, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Solo, Surabaya, Denpasar, Lombok, Kupang, Pontianak, Balikpapan, Makassar, Menado, Kendari, Ambon, Timika dan Jayapura. Selama tiga hari pelaksanaan GATF di 25 kota tersebut, Garuda Indonesia menargetkan total penjualan senilai Rp 380 miliar.
Dengan mengusung tema "Digital Experience", Garuda Indonesia pada GAF 2017 Fase 1 ini memperkenalkan ID Line Official Garuda Indonesia yang merupakan satu satunya Line ID maskapai penerbangan Indonesia saat ini. Dengan menambahkan Official account Garuda Indonesia di LINE, nantinya para penggguna jasa Garuda Indonesia dapat menikmati berbagai program promo dari Garuda Indonesia sepanjang tahun.
Dalam pelaksanaan GATF 2017 GATF Maret 2017 kali ini juga diikuti oleh Garuda Indonesia Group dan mitra usaha yang terdiri dari Travel Agent, Hotel & Resort, Theme Park, National Tourism Organization, Corporate & Travel Equipment, Media Partner, dan BNI sebagai bank partner. Selain diikuti institusi pariwisata Indonesia, GATF Maret 2017 ini juga mengikut sertakan beberapa mitra binaan Garuda Indonesia dari berbagai daerah seperti pengrajin batik, tenun, perak dan kerajinan (handicraft) lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar
-
BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh
-
Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan
-
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
-
Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun
-
Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!