Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia optimistis nilai ekspor produk non-migas dari negeri ini ke Nigeria akan mengalami kenaikan sebesar lima hingga 10 persen pada 2017.
"KBRI Abuja optimistis ada kenaikan ekspor non-migas Indonesia ke Nigeria sebesar lima sampai 10 persen pada 2017," ujar Dubes Harry Purwanto, seperti disampaikan dalam keterangan pers, Rabu (29/3/2017).
Pernyataan tersebut disampaikan Dubes RI dalam temu bisnis dengan para pengusaha Nigeria dari Plateau Chamber of Commerce, Industry, Mining, and Agriculture (PLACCIMA) di Jos, ibukota negara bagian Plateau, Nigeria. Untuk merealisasikan target kenaikan ekspor non-migas itu, Dubes mengundang anggota PLACCIMA mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 di Jakarta pada 11-15 Oktober mendatang.
Menurut dia, untuk negara bagian Plateu telah terhimpun sekitar 20 pengusaha yang menyatakan akan mengikuti TEI tahun ini. Sementara sisanya meminta informasi lanjutan tentang TEI, yang akan difasilitasi baik oleh KBRI Abuja maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).
Dia menyebutkan bahwa tahun lalu sekitar 500 pengusaha dari 11 negara Afrika Barat mengikuti TEI dengan nilai komitmen investasi dan perdagangan sebesar 129 juta dolar AS.
Beberapa produk ekspor non-migas dari Indonesia yang diunggulkan oleh pebisnis Nigeria termasuk produk makanan-minuman, alat kesehatan dan farmasi.
Ekspor produk-produk tersebut berkontribusi besar terhadap perdagangan Indonesia-Nigeria pada 2016 yang bernilai sekitar 1,6 miliar dolar AS, dengan nilai ekspor non-migas Indonesia berkontribusi sekitar 310 juta dolar AS.
President PLACCIMA, Elder Bulus Dareng, dalam temu bisnis itu menyatakan Nigeria perlu belajar dari Indonesia untuk menciptakan nilai tambah produk.
Acara temu bisnis itu diselenggarakan atas kerja sama antara KBRI Abuja dan PLACCIMA. Temu bisnis tersebut adalah bagian dari program diplomasi ekonomi KBRI Abuja untuk memperluas akses pasar di Afrika Barat. [Antara]
Baca Juga: iPhone 8 Bakal Disematkan Fitur Kamera Baru yang Revolusioner
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah