Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017, Sandiaga Uno meresmikan OK OCE Stock Center yakni sebuah wadah edukasi bagi para penanam modal lokal atau para entrepreneur yang ingin mendapatkan pemahaman tepat soal pengertian investasi saham, cara investasi saham, dan teknik- teknik berinvestasi yang sesuai dengan keadaan ekonomi Indonesia saat ini.
“Kita ingin agar pelaku pasar modal lokal bisa lebih aktif terlibat, melihat pasar modal Indonesia sebagai suatu peluang yang menguntungkan. Selama ini, peluang lebih banyak dimanfaatkan oleh pelaku pasar asing. Karena yang kita tahu, dari sekitar 260 juta penduduk jumlah pelaku pasar lokal kurang dari 1 persen,” kata Sandiaga Uno di OK OCE Stock Center Office The Centro Metro Broadway, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Rabu (12/4/2017).
Sebagai tahap pertama, Sandiaga menekankan pengenalan tentang investasi kepada masyarakat awam yang selama ini berasumsi bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh pemodal besar. Edukasi juga penting dilakukan untuk mencegah pelaku pasar modal melakukan spekulasi keliru yang merugikan dirinya sendiri. Sementara, soal modal dikatakannya akan datang di tahap- tahap berikutnya setelah peserta OK OCE Stock Center telah memiliki pemahaman yang tepat tentang pasar modal.
“Permodalan akan datang di step- step berikutnya. Yang penting pengenalan dulu, mereka harus tahu untuk bagaimana berinvestasi yang tepat, tidak berspekulasi di saham- saham “gorengan”,” kata Sandiaga.
Dalam program ini, lanjutnya, peserta akan diberi pelatihan insentif serta bimbingan dari para broker- broker saham yang kredibel dan berpengalaman. Sehingga nantinya, peserta mampu untuk memilih antara saham dengan modal kecil dengan resiko minim, atau saham yang berpotensi mendatangkan untung besar, namun juga beresiko tinggi.
“Jadi, mereka memilih secara fundamental, setelah itu diajari teknikal trading system, teknik dimana mereka mengikuti momentum pasar dan berinvestasi untuk menghadirkan nilai tambah dan keuntungan yang alhamdulillah ok oce banget,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hendri Setiadi tim OK OCE Stock Center menjelaskan, program ini lahir untuk mematahkan asumsi yang berpikir bahwa pasar modal hanya bisa dinikmati oleh pemodal besar. Sekaligus menjadi solusi bagi para pelaku pasar modal untuk mengembangkan potensi, dan memanfaatkan peluang yang ada.
“OK OCE Center mewadahi anak- anak muda Jakarta untuk turut aktif di dunia permodalan agar bisa memanfaatkan segala peluang yang ada. Dengan modal sangat minim yakni, Rp. 100. 000 kita menjadikan dunia permodalan bisa dimiliki siapa saja, bukan hanya pemodal besar,” pungkas Hendri.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT
-
Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor
-
Ekonomi Digital RI Makin Gurih, Setoran Pajak Tembus Rp47,18 Triliun