Bank OCBC NISP secara resmi telah memperoleh ijin dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN). RDN merupakan rekening yang harus dimiliki investor terkait dengan penjualan dan pembelian efek pasar modal melalui perusahaan sekuritas.
“Setelah resmi menghadirkan layanan Trust, kehadiran RDN ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi Bank OCBC NISP terutama dalam mewujudkan solusi layanan bank yang terintegrasi termasuk transaksi efek di pasar modal,” ujar Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP di Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Terdapat berbagai keuntungan pada RDN Bank OCBC NISP antara lain bunga kompetitif, bebas biaya administrasi, cek saldo dan aktivitas mutasi yang dapat diakses melalui e-channel (Internet Banking dan Mobile Banking) maupun call center Bank OCBC NISP.
Bank OCBC NISP bekerjasama dengan beberapa perusahaan efek. “Layanan RDN Bank OCBC NISP ini tentu menjadi satu pilihan yang tepat bagi nasabah yang menginginkan return yang sangat kompetitif serta di sisi lain semakin memperkuat posisi Bank OCBC NISP sebagai salah satu penyedia layanan wealth management,” tutup Parwati.
Suara.com - Bank OCBC NISP didirikan di Bandung, Jawa Barat pada tahun 1941 dengan nama Nederlandsch Indische Spaar en Deposito Bank. Bank OCBC NISP melayani nasabah melalui 340 jaringan kantor di 61 kota di Indonesia, dilengkapi dengan 753 unit ATM OCBC NISP yang dapat diakses di lebih dari 179.000 jaringan ATM LINK, ATM Bersama, PRIMA, serta sekaligus terhubung dengan lebih dari 890 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara
-
AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia
-
Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi
-
Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
-
Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor
-
BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya
-
Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%