Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perencanan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/6/2017). Saat ditemui usai menghadap Jokowi, Sri Mulyani mengaku konsultasi.
"Tak ada (laporan), hanya konsultasi saja," kata Sri kepada wartawan.
Kendati begitu, ia mengaku pada Selasa (6/6/2017) besok akan ada sidang kabinet paripurna untuk membahas anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P 2017) dan penyusunan RAPBN 2018. Dalam rapat tersebut Sri Mulyani akan melaporkan seluruh perkembangan penyusunan RAPBN 2018.
"iya, ini dalam rangka laporan mengenai seluruh perkembangan APBNP dan APBN 2018," ujar dia.
Hal yang sama juga diungkapkan Bambang Brodjonegoro. Pertemuannya dengan Jokowi membahas APBNP 2017.
"Iya, membahas semuanya," tutur dia.
Namun saat ditanya dalam pembahasan dengan Presiden tadi apakah ada perubahan anggaran atau tidak, Bambang enggan menjelaskan.
"Maunya nambah mulu, nanti kita lihat ya," kata dia.
Baca Juga: Ini Alasan Sri Mulyani Butuh Perppu Akses Informasi Keuangan
Sementara itu, Pemerintah akan menyampaikan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) 2017 ke DPR, awal Juni 2017. RAPBN-P ini mengalami kenaikan penerimaan dari bahan harga minyak, namun ada sedikit penurunan dari penerimaan pajak.
"Secara total mungkin ada net sekitar Rp15 triliun," kata Sri Mulyani usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa (30/5) lalu.
Dalam RAPBN-P tersebut juga ada anggaran yang bakal dialokasikan untuk program-program prioritas. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi.
Selain itu, akan ada perubahan pada anggaran kementerian dan lembaga. Karena Jokowi sudah memerintahkan kementerian dan lembaga menyisir kembali belanja-belanja yang sifatnya barang, seperti perjalanan dinas, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis
-
Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta
-
Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan
-
Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T
-
Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan