Suara.com - Saat ini kebanyakan orang tak hanya menyimpan uang yang dimilikinya dalam bentuk tabungan. Orang-orang mulai melirik investasi yang memang dapat memberikan keuntungan yang banyak ke depannya.
Banyak jenis investasi yang bisa dilakukan. Mulai dari aset yang bergerak hingga tak bergerak. Mulai dari barang hingga saham. Semuanya dapat Anda pilih untuk digunakan sebagai investasi. Investasi merupakan jalan yang sangat efektif untuk menyelamatkan masa depan.
Meskipun begitu, investasi tak semudah yang dibayangkan apalagi jika Anda tak mengetahui dengan pasti seluk-beluk yang ada di dalamnya. Jika tak memahami benar investasi dan kondisi Anda, tentunya keuntungan yang diharapkan akan sangat sulit untuk terwujud. Bahkan, tak jarang pemula kerap mengalami penipuan investasi bodong yang berakibat kerugian besar. Agar Anda tak mengalami hal tersebut, pastikan untuk mengetahui terlebih dahulu aturan dasar berinvestasi yang baik bagi pemula.
Apakah Kondisi Finansial Berada dalam Kondisi yang Baik?
Hal pertama yang perlu Anda pastikan saat ingin memulai investasi adalah kondisi keuangan yang memang baik dan sehat. Kondisi keuangan yang sehat akan sangat berarti ketika Anda sedang memulai investasi. Hal yang perlu dipastikan adalah Anda tak sedang memiliki utang yang menumpuk, pembayaran kartu kredit yang lancar, memiliki dana simpanan, dan dana darurat.
Berinvestasi tak mengharuskan Anda memiliki penghasilan yang tinggi. Bagi Anda yang memiliki penghasilan yang pas-pasan, tentunya Anda masih bisa mengakalinya dengan berbagai cara. Misalnya, dengan memiliki investasi reksa dana.
Mengambil Instrumen Investasi yang Tepat
Hal selanjutnya yang perlu dipilih adalah jenis investasi yang tepat bagi Anda. Banyak instrumen investasi yang bisa Anda pilih. Tiap-tiap investasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya, kalau usia masih termasuk muda, Anda bisa memilih investasi saham dalam bentuk reksa dana. Hal ini karena reksa dana memiliki keuntungan yang cukup tinggi. Selain itu, Anda juga bisa memilih investasi lainnya, seperti logam mulia, properti, asuransi, obligasi, dan masih banyak lainnya.
Apa pun pilihan Anda, pastikan agar sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan. Selain itu, Anda juga perlu memahami dengan detail mengenai investasi yang dilakukan. Mulai dari proses, keuntungan, hingga risiko yang bisa saja terjadi.
Tempatkan Dana ke Instrumen Investasi yang Berbeda-Beda
Setiap jenis investasi tentunya memiliki karakternya masing-masing. Ada jenis investasi yang memiliki fungsi sebagai perlindungan dalam jangka panjang. Ada pula yang merupakan pendapatan dan masih banyak lainnya. Ada jenis investasi yang pergerakannya cepat, ada pula yang lambat.
Untuk itu, ada baiknya Anda melakukan penempatan dana di instrumen investasi yang berbeda-beda. Hal ini sangat direkomendasikan untuk mengurangi risiko yang ada sekaligus meningkatkan nilai pendapatan yang Anda peroleh. Cara ini pun sangat mudah. Lakukan investasi ke beberapa instrumen yang berbeda. Jangan hanya meletakkan uang Anda pada satu tempat saja karena risiko kehilangannya pun sangat besar.
Belajar dan Mencari Tahu
Apa pun jenis investasi yang dipilih, tentunya Anda harus paham dengan seluk beluk di dalamnya. Untuk itu, jangan malas belajar dan mencari tahu pengetahuan-pengetahuan yang bermanfaat. Misalnya, dengan membaca buku investasi, belajar dari orang yang sudah berinvestasi terlebih dahulu, mengikuti seminar, dan masih banyak lainnya. Perlu Anda ingat, investasi merupakan sesuatu hal yang sifatnya jangka panjang. Untuk itu, tentunya Anda harus dapat berpikir tepat dalam mengambil keputusan dalam jangka panjang.
Lakukan Secara Konsisten
Untuk mencapai kesuksesan dalam berinvestasi, tentu saja tak bisa terlepas dari sikap yang konsisten dan tekun. Hal ini menjadi modal penting agar dapat berhasil dalam investasi. Anda bisa mencoba untuk mulai mengalokasikan penghasilan Anda dalam bentuk investasi secara konsisten. Paling tidak, investasikan 30% dari pemasukan Anda untuk investasi.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Agar Terhindar dari Kesalahan Membeli Unit Link, Pahamilah Hal-Hal Berikut Ini
Pertimbangan dan Strategi Finansial bagi Single Mom yang Ingin Kuliah Lagi
Inilah Caranya Deteksi Modus Penipuan dengan Cek Nomor Rekening
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Asing Tetap Borong Saham-saham Ini Meski IHSG Tertekan, Cek Rekomendasi Hari Ini
-
Nagita Slavina Mau Caplok Saham VISI, Siap-siap Dapat Utang
-
Harga Emas Pegadaian Jumat 13 Februari 2026 Naik, Tembus Rp 3 Jutaan!
-
Presiden Prabowo Perintahkan Tekan Cash Outflow Ekonomi Haji
-
Pengendali Saham BUMI Update Porsi Kepemilikan Terkini, Free Float Aman
-
Rupiah Melemah Terus, Menkeu: Saya Tidak Bisa Kendalikan
-
Tips Mengajukan KPR Subsidi via Bank BTN Agar Diterima
-
Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN