Suara.com - PT. Freeport Indonesia sepakat untuk mendivestasi 51 persen sahamnya kepada pihak nasional Indonesia. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2017 tentang pelaksanaan kegiatan mineral dan batubara.
Namun hingga saat ini pemerintah belum memutuskan siapa yang akan mengambil saham tersebut. Hal itu masih dirundingkan. Sejumlah BUMN kabarnya berminat soal saham PT. Freeport tersebut, diantaranya adalah BPJS Ketenagakerjaan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyambut positif keinginan BPJS itu. Pasalnya, BPJS melihat peluang yang bagus untuk menempatkan dananya dengan rencana kepemilikan saham Freeport.
"Bagus sekali kalau dia (BPJS) tertarik. Bagus sekali. Itu berarti dia melihat sebagai suatu penempatan dana, Dia kan banyak duitnya ditempatkan," ujar Darmin saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017).
Darmin menambahkan, pemerintah saat ini masih membahas skema pengambilan saham Freeport. Selain itu, pemerintah juga masih terus mengkaji harga yang pantas untuk saham Freeport.
"Ya itu yang sedang dibicarakan, itu sedang dirundingkan. Seperti apa, siapa yang berapa, antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Itu juga (harga) sedang dibicarakan," kata Darmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI