Suara.com - Sering kita mendengar bahwa bisnis yang bisa bertahan adalah bisnis yang memiliki ciri khas tertentu. Hal tersebut memang benar adanya, tetapi yang cukup sulit adalah mempertahankan bisnis tersebut agar tetap dipercaya pelanggannya. Persaingan usaha yang cukup tinggi, terkadang memaksa para pengusaha untuk memiliki ciri khas yang menonjol dari usahanya.
Mempertahankan ciri khas dari bisnis yang dijalankan memang tidak mudah. Menemukan ciri khasnya saja terkadang tidak mudah juga. Karena itu, pelaku usaha perlu mencari informasi tentang tips bagaimana mempertahankan ciri khas dari usaha yang dijalankan.
Tips ini harus Anda ketahui dan harus dijalankan tentunya.
Berikut ini beberapa cara untuk memperkenalkan kekhasan bisnis yang dijalankan.
Pilih Warna Apa yang Ingin Dijadikan Ciri Khas
Ternyata warna itu sangat penting sebagai ciri khas bisnis yang dijalankan. Dengan melihat warna-warna, kita juga bisa lebih mudah untuk mengenali sesuatu benda. Dalam bisnis, kita harus memilih warna apa yang menjadi ciri khas agar calon pelanggan mudah mengenali produk bisnis kita.
Memakai Panggilan Khusus untuk Menarik Pelanggan
Mungkin Anda pernah berbelanja di salah satu online shop dan setiap berpromosi mereka menyebut Anda dengan panggilan khusus, seperti sista, olshop lover, dan lain sebagainya. Panggilan ini adalah bentuk pendekatan kepada pelanggan agar terkesan lebih santai dan tidak terlalu formal.
Tujuannya tentu agar pelanggan tidak segan saat ingin bertanya seputar promo atau produk bisnis. Sebaiknya, panggilan sayang yang digunakan adalah panggilan yang tidak menyinggung pelanggan.
Berpromosi dengan Memanfaatkan Media Sosial
Media sosial digunakan sebagai salah satu cara promosi yang paling efektif dan efisien. Promo di media sosial sebaiknya dimaksimalkan dengan cara menyajikan hal yang dapat memicu pelanggan untuk bertanya seputar produk yang dijual. Jangan lupa untuk menyesuaikan promo iklan di media sosial dengan target market agar promo ini terlihat menarik, tidak terlalu berlebihan, dan sesuai dengan kebutuhan.
Hindari Meniru Bisnis Pesaing
Dalam menjalankan bisnis, hindari keinginan untuk meniru bisnis pesaing. Lebih baik bangga dengan produk sendiri yang lebih unik dibandingkan produk yang sama yang dijual pesaing. Karena itu, produk yang dijual harus memiliki perbedaan yang lebih bermanfaat untuk membuat target market tertarik.
Keuntungan dan Hadiah
Bisnis yang dijalankan ternyata tidak hanya bertujuan untuk mencari keuntungan semata. Bisnis yang dijalankan juga harus mampu menjaga kesetiaan pelanggan terhadap produk yang dijual. Anda bisa memberikan gift atau hadiah kepada pelanggan untuk mempererat hubungan
Baca artikel Cermati lainnya:
Bisnis-Bisnis Apa Saja yang Menarik di Tahun 2017?
Lakukan Tips Berikut Ini agar Efektif Bekerja dari Rumah
Cara Atur Uang Agar Tidak Cepat Habis ketika Sedang Sakit
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade
-
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar