Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau jalur KA Rangkasbitung karena akan dilintasi oleh Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi direncanakan berangkat dari Stasiun Bogor, pada Rabu (4/10/2017).
Menhub Budi bergerak dari Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat, Selasa (3/10/2017) pada pukul 13.00 WIB dan tiba pukul 15.00 WIB di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Provinsi Banten.
Budi bersama Direktur PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro memeriksa kesiapan, baik jalur maupun fasilitas yang berada di stasiun.
"Bapak Presiden akan ke Rangkasbitung menggunakan KA dari Bogor, direncanakan berangkat pukul 07.00 WIB pagi dan menempuh waktu antara tiga hingga 3,5 jam," katanya.
Dia mengatakan Stasiun KA Rangkasbitung merupakan salah satu stasiun peralihan kereta-kereta dari arah Barat menuju Jakarta, jadi perannya sangat penting.
"Nanti kita jadikan ini tempat peralihan kereta, bisa dengan menggunakan kereta rel listrik," katanya.
Dia mengimbau kecintaan Presiden Joko Widodo akan moda transportasi kereta api perlu ditiru oleh masyarakat.
"Saya sangat senang karena Presiden membuktikan kecintaannya terhadap kereta, bahwasannya menggunakan kereta sebagai angkutan perkotaan itu suatu yang baik sekali apalagi kereta sudah lebih dari 1,040 juta penumpang sehari kalau kita tingkatkan segala macamnya bisa menjadi dua hingga dua hingga tiga juta penumpang," katanya.
Baca Juga: PT KCJ Telah Operasikan KRL Tujuan Rangkasbitung
Dalam kesempatan sama, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya tengah membenahi tuang tunggu, area parkir dan akan menambah peron.
"Besok kalau Presiden datang, pengembangan stasiun ini harus segera dilakukan, ruang tunggu harus diperluas dan diperbaiki, tempat parkir dibereskan," katanya.
Saat ini peron belum memadai untuk rangkaian 12 kereta, namun Ia mengatakan akan segera dilakukan pembangunan.
"Termasuk kalau sudah stamformasi 12 kereta, kalau belum kita tambah, tapi itu cepat," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi
-
99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!