Suara.com - Di daerah bersuhu panas, air conditioner (AC) banyak dipasang di rumah-rumah untuk membuat udara lebih sejuk. Tidak hanya di siang hari, saat malam tiba AC pun terus dibiarkan menyala. Akibatnya, tagihan listrik pun jadi terus membengkak.
Ya, AC merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang menyedot banyak tenaga listrik. Meski dinyalakan dengan sering, ternyata ada cara untuk menekan energi listrik yang digunakannya.
Ini dia rahasianya:
Tetapkan Suhu Minimal
Suhu ruangan pada rumah-rumah Indonesia berkisar pada 22 derajat celsius bahkan bisa lebih tinggi dari itu di waktu tertentu. Banyak orang yang mengatur suhu AC pada angka 16 – 18 derajat agar ruangan lebih cepat dingin, padahal sebaiknay hindari hal ini!
AC yang diatur dengan suhu rendah akan bekerja lebih keras untuk membuat temperatur lebih dingin. Akibatnya, konsumsi tenaga listrik yang digunakan pun semakin besar. Sebaiknya atur suhu minimalnya pada angka 22 derajat celsius saja.
Tutup Ruangan
Biarpun diatur pada suhu 22 derajat celsius, ruangan rumah bisa cepat terasa sangat sejuk asalkan pintu serta jendelanya ditutup. Celah yang terbuka terlalu besar membuat AC sulit menyesuikan suhu di dalam sebuah ruangan. Akibatnya, AC terus bekerja maksimal dan menyedot banyak energi listrik.
Jeda Saat Menyalakan AC
Saat tak sengaja menekan tombol off pada remote AC, umumnya orang akan langsung menyalakannya kembali. Sebaiknya, jangan lakukan hal tersebut jika tidak ingin menghamburkan energi! Di samping itu, kebiasaan ini pun akan membuat AC jadi mudah rusak.
Apa yang harus dilakukan? Berilah jeda beberapa saat sebelum menyalakan AC kembali. Biarkan mesin AC mendingin serta tegangan listrik menjadi stabil terlebih dulu. Cara ini pun akan membantu listrik yang digunakan jadi lebih sedikit.
Bersihkan Debu di Ruangan
Ingin menyalakan AC tapi tetap hemat listrik? Ayo, bersihkan ruangan rumah dari debu, terutama pada area yang dekat dengan pendingin ruangan tersebut. Ruangan yang kotor ternyata membuat AC bekerja lebih berat, lho!
Debu yang terhisap ke dalam AC lama-lama akan menumpuk dan membuat mesinnya sulit bekerja. Bila sudah begini tentu energi listrik yang digunakan pun ikut-ikutan membengkak. Selain itu, kualitas udara yang dihembuskannya pun akan terasa kotor.
Bersihkan AC Secara Berkala
Ya, membersihkan AC secara berkala pun harus dilakukan. Cara ini bukan hanya membuat pendingin udara tersebut tidak mudah rusak tapi juga membuatnya tidak boros listrik. Idealnya, lakukan pembersihan AC setiap tiga bulan sekali.
Artikel ini bekerjasama dengan Urbanindo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat