Suara.com - Pasca ambruknya selasar di tower dua lantai Mezzanin gedung Bursa Efek Indonesia, aktivitas di gedung yang terletak dikawasan SCBD sedikit berbeda dibandingkan hari biasanya.
Pantauan suara.com, sejak pukul 08.00 tidak ada sama sekali karyawan yang beraktivitas seperti biasa di tower dua. Pasalnya, hingga saat ini lobby tower dua masih dipasang garis polisi.
Semua akses pintu masuk kini dialihkan seluruhnya di tower satu yang letaknya berada tepat diseberang pintu tower dua.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian yang berada ditempat kejadian perkara tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di lobby tower dua.
Sedangkan karyawan yang bekerja di tower satu tetap beraktivitas seperti biasa dan perdagangan saham tetap berjalan sesuai dengan jadwal.
Dimana sesi pembukaan perdagangan dilakukan pada pukul 09.00 hingga pukul 12.00 siang nanti. Untuk sesi perdagangan kedua akan dibuka pada pukul 13.00.
Menurut salah satu pegawai pengelola gedung, aktivitas yang berada ditower dua terpaksa dihentikan hingga proses olah TKP selesai.
“Sebenarnya aktivitasnya berjalan seperti biasa. Semua tergantung perusahaannya. Ada yang meliburkan, ada yang masuk tapi lewat pintu lain,”kata salah satu pegawai pengelola gedung yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (16/1/2018).
Baca Juga: Selasar Gedung Runtuh, YLKI Desak Polisi Periksa Managemen BEI
Berita Terkait
-
BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel
-
3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
-
BEI Mulai Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
BEI Jatuhkan 294 Sanksi ke 142 Emiten pada Januari 2026, Mayoritas Gara-gara Ini
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Memahami Arsitektur Pasar Kripto Indonesia: Antara Bursa Kripto CFX dan ICC
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880