Suara.com - Bricon, brand bata ringan dari CV. Building Material Construction terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jalur distribusi yang menyasar semua wilayah di Indonesia. CV. Building Material Construction memiliki dua produk laris di pasaran yaitu Bricon memproduksi Bata Ringan pada 2013 dan perekat bata ringan Mortar yang hadir pada 2015.
Menurut Djunaedy Widjaja, Pendiri dan Direktur CV. Building Material Construction mengatakan bahwa permintaan bata ringan sangat tinggi. Ini disebabkan bahan material sangat mahal dan penggunaan bata ringan dapat mempercepat serta meningkatkan efisiensi waktu.
"Keunggulan penggunaan bata ringan Bricon yaitu memangkas biaya pembangunan karena harganya yang murah dan mampu meredam suara yang keras sehingga suara dari ruangan satu ke lainnya tidak bocor," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/1/2018).
Saat ini CV. Building Material Construction memiliki jaringan distribusi mulai dari Jawa Tengah hingga ke Papua. CV. Building Material Construction pun akan terus meningkatkan kampanye digital di media sosial sehingga pelanggan dan masyarakat tahu brand Bricon.
"Kami selalu menjaga kualitas dan kami selalu mengupayakan untuk melakukan perbaikan dari hari ke hari baik untuk kualitas produk maupun service," ujarnya.
CV. Building Material Construction juga selalu mendengarkan pendapat dari pelanggan dan Bricon berusaha merealisasikan keinginan pelanggan tersebut. Karena itu, CV. Building Material Construction akan terus memperkuat branding, berinovasi, meningkatkan kualitas dan memperbaiki layanan.
"Bricon terus berupaya meningkatkan kualitas produk dan layanan, juga berupaya dekat ke konsumen dengan menghidupkan kanal digitalnya, sehingga Bricon semakin dikenal oleh konsumen. Saya rasa masukan itu sangat berharga sehingga menjadikan Bricon seperti saat ini," ujarnya.
Dengan meningkatnya performa sales dan penjualan Bricon, maka tak heran jika pada 2017, Bricon sukses mendapatkan penghargaan sebagai salah satu merek bata ringan pilihan konsumen dengan menjuarai ajang Top Brand Award 2017.
Konsistensnya dalam menjagaan mutu, kualitas, dan branding yang konsisten dan persisten, maka Bricon dipersepsi sebagai produk yang top oleh konsumen.
“Ditambah branding yang kuat dan planning yang konsisten, maka kami serius menggunakan digital marketing sebagai salah satu cara mendekatkan diri kepada konsumen ," ucapnya.
Baca Juga: Albert Goh, Pendiri Bisnis Coworking Space UnionSPACE
Tak hanya Top Brand, merek Bricon pun sukses membangun awareness dan top of mindnya di benak konsumen. Tak heran, jika Top Product Property 2017 juga disematkan pada Bricon yang semakin dipercayai oleh publik.
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI
-
Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang
-
Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
Cerita Inspiratif - Sausu Tambu Ragam Budaya dalam Satu Desa
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
-
Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota
-
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya