Suara.com - DBS Bank Ltd dan Chubb dengan bangga mengumumkan peresmian kerja sama 15 tahun distribusi asuransi dan referral business di Indonesia, menyusul peresmian serupa yang telah dilakukan di Singapura, Hong Kong, China dan Taiwan pada awal tahun ini.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, efektif tanggal 1 Februari 2018, PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) mulai mendistribusikan, berdasarkan preferensi, perlindungan asuransi dari PT Chubb General Insurance Indonesia (Chubb) yang mencakup tiga jenis produk asuransi umum bagi segmen nasabah perorangannya. DBS Indonesia juga menjalankan referral business model untuk asuransi kendaraan bermotor dan properti dari Chubb untuk nasabah korporasinya.
Melalui kemitraan asuransi umum secara regional ini, enam juta nasabah retail, wealth dan SME DBS Group dapat mengakses serangkaian produk unggulan Chubb, di seluruh jaringan DBS Group yang jumlahnya lebih dari 200 cabang. Komitmen DBS Group dalam bidang digital juga menjadi landasan yang kokoh bagi Chubb untuk memperluas jangkauan distribusinya di seluruh pasar utama di Asia.
Diresmikannya kerja sama ini memungkinkan nasabah DBS Group untuk mendapatkan berbagai solusi asuransi berkualitas, yang memenuhi beragam kebutuhan nasabah perorangan maupun bisnis. Hal ini didukung oleh tim underwriting dan ahli klaim Chubb di tingkat lokal yang sangat berpengalaman.
"Kerja sama ini melambangkan kemitraan dua organisasi terkemuka, menggabungkan franchise perbankan unggulan di Asia, DBS Group, dengan Chubb, perusahaan asuransi properti dan tanggung gugat (P&C) unggulan yang sahamnya diperdagangkan secara terbuka, dan merupakan pemimpin global dalam asuransi umum dan reasuransi. Sejarah Chubb dalam menyediakan inovasi digital, berkolaborasi dengan para mitra dalam merancang serangkaian produk unggulan di pasar bagi berbagai segmen nasabah menjadikan Chubb sebagai mitra yang ideal bagi DBS Group," kata Pearlyn Phau, Deputy Group Head Consumer Banking & Wealth Management, Bank DBS dalam keterangan tertulis, Minggu (11/2/2018).
Paul McNamee, Regional President Chubb di Asia Pasifik, mengatakan DBS bangga dapat bekerja sama dengan DBS Group - bank yang well-established dan tepercaya di Asia. "Kita memiliki ambisi yang serupa dalam hal digital dan kerja sama ini merupakan strategi yang baik serta sejalan dengan rencana pertumbuhan bisnis Chubb di Asia. Kami merasa antusias atas kesempatan ini, untuk berkolaborasi menciptakan inovasi yang akan meningkatkan pengalaman nasabah di dalam ekosistem DBS Group. Bersama-sama, kita bertujuan untuk menjalin kerja sama yang sesungguhnya, guna memaksimalkan nilai yang kita berikan bagi nasabah dan para pemangku kepentingan di wilayah Asia Pasifik," ujarnya.
Paulus Sutisna, President Director DBS Indonesia, mengatakan sebagai bagian dari upaya untuk memungkinkan para pemangku kepentingan kami untuk Live More, Bank Less, Bank DBS Indonesia sangat bangga dengan terjalinnya kemitraan ini. "Asuransi merupakan bagian penting dari proposisi nilai nasabah secara keseluruhan dan kami senang dapat bermitra dengan Chubb, sebuah perusahaan asuransi yang terkemuka," tuturnya.
Di Indonesia, selama beberapa tahun terakhir, Bank DBS telah memperluas dan mengintegrasikan saluran fisik dan digital untuk memungkinkan nasabah bertransaksi perbankan dengan mudah. "Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat memberikan lebih banyak solusi dan layanan untuk memenuhi kebutuhan keuangan nasabah kami di setiap tahap kehidupan mereka," tutupnya.
Tai-Kuan Ly, Direktur Utama Chubb di Indonesia menambahkan kerja sama ini menjadi bukti atas kemampuan Chubb dalam mengeksekusi dan memberikan hasil bagi mitra lembaga keuangan mereka. Sehingga memberikan pengalaman yang memuaskan bagi nasabah. "DBS Indonesia merupakan mitra strategis yang berharga untuk distribusi produk asuransi perorangan dan komersial Chubb. Kami meyakini bahwa keahlian dari kedua perusahaan akan mampu melayani kebutuhan kelompok nasabah kelas menengah dan SME yang sedang berkembang," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global
-
BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah
-
Mengenal Reasuransi, Rahasia di Balik Rasa Aman Saat Punya Asuransi
-
Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!