Suara.com - Gaji adalah sesuatu yang selalu dijadikan pertimbangan ketika seseorang akan melamar suatu pekerjaan. Namun, tidak semua karyawan bisa memperthitungkan gaji dengan kebutuhan hidupnya. Banyak sekali karyawan yang gajinya besar, tapi tetap saja mereka tidak bisa mengelola gaji untuk kebutuhan hidup.
Ada juga karyawan dengan gaji standar, tapi mampu untuk mengover segala kebutuhan hidupnya. Dari adanya kasus tersebut, kita tentu sudah bisa menyimpulkan jika pengelolaan gaji tidak tergantung pada besar atau tidaknya gaji karyawan, tetapi berdasarkan kemahiran setiap individu dalam mengelola gajinya.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola gaji, baik itu gaji yang besar maupun yang standar. Berikut ini adalah beberapa tips mengelola gaji setiap bulannya dengan tepat.
Sisihkan Uang untuk Menabung
Menabung adalah kegiatan yang sangat menguntungkan di masa depan bagi semua orang yang melakukannya. Keuntungan menabung sangat banyak sekali, misalnya saja untuk mengover kebutuhan mendadak, berobat jika sakit mendadak, dan biaya pernikahan.
Sisihkan gaji Anda setidaknya 15-20% dari gaji yang diterima dan tentu dengan demikian akan memudahkan Anda jika ada kebutuhan mendadak. Sejujurnya, tidak ada yang bisa tahu seperti apa finansial di masa mendatang. Sebab hidup dan nasib seseorang bagaikan roda yang berputar, kadang di atas dan kadang di bawah.
Di sinilah tabungan menjadi penyelamat bagi Anda. Karena itu, ada baiknya lakukan cara ini yang sudah pasti menguntungkan masa depan Anda. Menabung sendiri juga bukan berupa uang, tapi Anda juga bisa menabung dengan menggunakan logam mulia atau emas.
Emas sendiri adalah suatu aset yang sangat mudah untuk diuangkan dalam kondisi mendadak. Nilai emas juga tetap sehingga tidak akan merugikan Anda.
Daftar Belanja Bulanan
Daftar belanjaan harus Anda buat sebelum pergi ke supermarket atau pusat perbelanjaan. Gunanya adalah untuk menentukan mana barang yang dibutuhkan sehingga Anda tidak akan membeli barang yang diinginkan kecuali benar-benar dibutuhkan.
Daftar belanjaan sangat penting dan wajib dibuat sebelum keluar rumah. Pastikan jika barang yang dibeli memang memiliki nilai guna yang tinggi bagi Anda dan keluarga, terutama jika sudah berumah tangga. Barang yang tidak dibutuhkan sebaiknya tidak di beli agar nantinya tidak masuk atau jatuh ke dalam pemborosan.
Rencana Pengeluaran Bulanan
Buatlah rencana pengeluaran dengan rapi agar nantinya tidak mengalami defisit. Buat daftar pengeluaran setiap bulan, misalnya biaya listrik, biaya air bulanan, internet, biaya sekolah anak, bensin, dan lain sebagainya.
Pastikan gaji Anda setidaknya mampu mengover kebutuhan bulanan yang primer agar nantinya tidak berutang untuk membayar semua kebutuhan primer. Jika Anda ingin pergi ke mal atau rekreasi bulanan, ada baiknya perhitungkan biayanya sejak jauh hari dan letakkan hal tersebut pada kebutuhan yang paling akhir.
Pilih Gaya Hidup yang Tepat
Gaya hidup seseorang harus disesuaikan dengan gaji orang tersebut. Hal ini sering sekali diungkapkan banyak orang di Indonesia. Benar atau tidaknya hal tersebut bergantung presepsi setiap individu. Sebab setiap orang pasti memiliki gaya hidup masing-masing.
Namun, akan jauh lebih baik memang menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan finansial Anda. Jangan menggunakankan barang mahal dan mewah demi mendapatkan popularitas, padahal di balik itu Anda mengalami kesulitan ekonomi yang besar.
Akan lebih baik dan lebih nyaman jika bergaya apa adanya sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Dengan begitu, tentu Anda akan merasa lebih tenang dan nyaman.
Mengapa Anda Harus Mengelola Gaji Setiap Bulan?
Mengelola gaji setiap bulan harus Anda lakukan agar hidup lebih aman dan tenang. Jika gaji sudah terkelola dengan baik, kebutuhan hidup juga akan mudah untuk dipenuhi. Pastikan jika Anda tidak terjebak dengan lebih besar pasak daripada tiang atau lebih besar pengeluaran daripada pendapatan.
Berita Terkait
-
Posting Cari Calon Istri dengan Gaji Rp3 Juta, Cowok Ini Tuai Kontroversi di Medsos
-
THR dan Gaji ke-13 ASN 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Aturannya
-
Berapa Gaji Arya Iwantoro di Inggris? Setuju Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Gaji Habis di Tengah Bulan, Purbaya Bagikan Tips Finansial Anak Muda
-
Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?