Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyampaikan jika dirinya sudah mengambil langkah hukum terkait penyebaran percakapan yang diduga dirinya dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir beberapa waktu lalu.
"Rekaman saya enggak ada masalah. Justru saya sudah melaporkan sudah mengadukan dengan pengacara ke polisi," kata Rini usai menghadiri peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).
"Kalau kita bicara mengenai proyek yang meminta untuk BUMN itu mengambil offtake 80 persen ke atas, ya kita harus ikut punya saham," Rini menambahkan.
Dengan tersebarnya percakapan yang diduga dirinya dan Bos PLN, Rini mengaku sangat dirugikan dan namanya tercemar.
"Jadi saya memang merasa dirugikan, saya merasa nama saya dicemarkan karena yang beredar itu sudah dipotong-potong dengan tujuan tertentu yaitu pencemaran nama baik saya," ungkapnya.
Dirinya yakin, selama 3,5 tahun apa yang telah dikerjakannya adalah demi memperjuangkan kepentingan BUMN.
Seperti diketahui, belum lama ini publik dikejutkan dengan beredarnya rekaman percakapan diduga Rini Soemarno dan Sofyan Basir terkait fee proyek.
Rekaman pembicaraan yang tersebar luas itu pun memunculkan beragam tanggapan dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Rekaman Rini dan Bos PLN Bisa Hilangkan Kepercayaan Investor
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina
-
2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan