Suara.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui pagu indikatif Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk tahun anggaran 2019 sebesar Rp 46.252.810.452.000.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua komisi XI DPR RI Hafisz Thohir pada rapat kerja bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di DPR RI pada Selasa (3/7/2018).
Menkeu menjelaskan pagu anggaran tersebut terbagi untuk 11 unit eselon I di Kementerian Keuangan termasuk untuk Badan Layanan Umum (BLU).
“Itu adalah pagu indikatif Kementerian Keuangan termasuk untuk BLU sebesar Rp 13.723.668.000.000,” terangnya.
Berdasarkan sumber dana, total pagu bersumber dari rupiah murni sebesar Rp 32,49 triliun, BLU sebesar Rp 13,72 triliun, dan PHLN sebesar Rp 29,9 triliun.
Berdasarkan jenis belanja, jumlah tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 21,34 triliun, belanja barang Rp 23,18 triliun dan belanja modal sebesar Rp 1,72 triliun.
Lebih lanjut, Menkeu merinci besaran tersebut pada setiap unit eselon I yaitu untuk Sekretariat Jenderal sebesar Rp 20,9 triliun, Inspektorat Jenderal sebesar Rp 110 miliar, Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Rp 130 miliar.
Kemudian untuk Ditjen Pajak Rp 7,23 triliun, Ditjen Bea dan Cukai Rp 3,29 triliun, Ditjen Perimbangan Keuangan Rp 122 miliar, Ditjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Rp 128 miliar, Ditjen Perbendaharaan Rp 12,63 triliun, Ditjen Kekayaan Negara Rp 784 miliar, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Rp 739 miliar, dan Badan Kebijakan Fiskal Rp 143 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI
-
Indonesia Kebanjiran Arus Modal Asing yang Masuk Meski IHSG Anjlok
-
IHSG Hari Ini: Sentimen Positif MSCI dan Bursa Saham Dunia yang 'Kebakaran'
-
Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul