Suara.com - Program Sejuta Rumah dari Ditjen Penyedia Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) masih dicanangkan. KemenPUPR resmi memulai rumah susun asrama bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah, di Banda Aceh. Peresmian pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala SNVT Penyediaan Perumahan, bersama pimpinan Universitas Muhammadiyah, Muharrir Asy'ari, Kamis, pada (26/7/2018).
Melalui Ditjen Penyediaan Perumahan, pembangunan rumah susun 3 lantai ini menelan dana APBN sebesar Rp 9,9 miliar.
"Terdapat 39 unit hunian bertipe 24m2 yang dapat menampung 156 mahasiswa, lengkap dengan mebeulair-nya" ujar Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Lilik Lastantyo.
Ia menegaskan, pembangunan rumah susun ini dapat diselesaikan tahun ini dengan kualitas terbaik, dan pihaknya, melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh juga berupaya bersinergi dengan kontraktor pelaksana dan manajemen kontruksi untuk dapat menyukseskan pembangunan rumah susun ini agar selesai tepat waktu dan tepat mutu.
Muharrir Asy'ari, pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, terutama KemenPUPR, yang telah membantu memberikan Asrama Rumah Susun Mahasiswa kepada Universitas Muhammadiyah, dengan harapan agar dapat menempatkan mahasiswa dalam rangka pembinaan karakter mahasiswa sabagai kader penerus dan pejuang bangsa.
Berita Terkait
-
1.217.794 unit Program Sejuta Rumah Terbangun Tahun Lalu, Hunian Murah Laris Manis
-
Ayo Ikutan Kompetisi Video Storytelling Hari Jalan 2023, Hadiah Total Sampai Rp30 Juta!
-
Renovasi Venue Tuntas 100 Persen, Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-17 2023
-
Belajar Sejarah Perkotaan Indonesia, Masyarakat Diundang dalam Pameran Suatu Hati yang Baik 2045
-
Pemprov Lampung Tak Becus Urusi Jalan Rusak, Jokowi Minta KemenPUPR Turun Tangan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru