Suara.com - Jack Ma seorang miliarder pendiri Alibaba ternyata memiliki kesukaan terhadap barang-barang imitasi atau biasa disebut barang KW.
Menurut Jack Ma, saat dirinya menjadi pembicara dalam Alibaba Investor Day di Hangzhou, barang aspal alias asli tapi palsu yang berseliweran di e-Commerce, nyatanya lebih dicari pelanggan.
“Masalahnya produk palsu sekarang ini semakin banyak yang kualitasnya bagus dan tentu saja lebih murah daripada produk asli. Mereka berasal dari pabrik yang sama, bahan baku yang sama, hanya saja mereka tidak diberi label merk. Itu saja,” kata Jack Ma dikutip CNBC Internasional, Minggu (2/9/2018).
Namun, produk palsu yang dimaksud Jack Ma adalah produk OEM (Original Equipment Manufacturer). Produk OEM bukanlah produk KW. Jika produk original di produksi oleh pihak pembuatnya sendiri, produk OEM merupakan produk original yang diproduksi produsen lain yang juga memiliki nama besar.
Misalnya perusahaan A membuat produk headset. Perusahaan A kemudian mencari mitra lain yaitu perusahaan B untuk produksi. Headset yang diproduksi perusahaan B inilah yang dikatakan sebagai OEM.
Meskipun demikian, barang yang diproduksi oleh perusahaan B akan tetap dijual dengan menggunakan merek milik perusahaan A, tapi dengan harga lebih murah dari produk asli.
Meski demikian, Jack Ma menegaskan bahwa Alibaba akan berusaha menghentikan penjualan barang-barang palsu tadi melalui layanannya.
Alibaba sendiri terus berada dalam sorotan karena menjual produk-produk palsu dan bajakan. Bulan lalu perusahaan itu dikeluarkan dari Koalisi Internasional Antipemalsuan setelah sejumlah merek internasional mundur dari organisasi tersebut.
Beberapa perusahaan internasional juga telah mengajukan gugatan terhadap Alibaba selama beberapa tahun terakhir, karena perusahaan itu dituding sebagai pasar barang-barang bajakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?
-
Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus
-
Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia
-
Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM
-
KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar
-
Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram
-
BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124
-
Semua Melesat, Saham Taipan Prajogo Pangestu Jadi Penyelamat IHSG
-
Sinyal Dialog AS - Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
IHSG Meroket, Efek Saham-saham Prajogo Pangestu Diborong Asing?