Suara.com - Pengusaha ikan cupang di Gerai Cupang Kewirausahaan Terpadu, Asep Syarifuddin meminta kepada OK OCE untuk membantu mempermudah proses pengiriman paket ikan di dalam negeri.
Setelah Gerai Cupang Kewirausahaan Terpadu diresmikan, secara otomatis para pengusaha ikan cupang, termasuk Asep, yang dibina di Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias (SPPIH) Slipi, Jakarta Barat masuk keanggotaan OK OCE.
Ia berharap dengan masuknya ke dalam keanggotaan OK OCE, proses pengiriman barang akan mudah.
"Kami cuma kesulitan kirim paket ikan. Itu kan enggak boleh kalau pakai JNE, J&T atau yang lainnya. Makanya kami berharap di OK OCE bisa dimudahkan," kata Asep kepada Suara.com saat ditemui di Gerai Cupang, Jakarta Barat, Kamis (20/9/2018).
Selama ini, Asep mengaku harus membohongi penyedia jasa pengiriman dengan menuliskan keterangan produk berbeda tidak sesuai isi.
Pasalnya, jika para pengusaha cupang jujur paket mereka tidak bisa dikirim ke berbagai wilayah di dalam negeri.
Menurut Asep, penyebab ia tak bisa mengirim paket berisi ikan lantaran peraturan dari penyedia jasa pengiriman yang tidak mengizinkan pengiriman ikan. Sementara, untuk pengiriman ke luar negeri Asep mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti.
"Kalau kirim ke luar negeri malah gampang, giliran di dalam negeri susah banget. Kami sudah capek berbohong, kami minta lah OK OCE itu membantu kami supaya pengiriman dimudahkan," keluh Asep.
Saat ditanya mengenai permodalan yang dijanjikan akan diberikan OK OCE kepada para pengusaha, Asep mengaku tidak berharap banyak.
"Ya enggak terlalu berharap deh, walaupun butuh gitu namanya pengusaha. Yang paling penting sekarang permudah dulu saja pengirimannya," pungkas Asep.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat