Suara.com - Bank Mandiri terus memberikan program promosi menarik untuk meningkatkan transaksi dengan alat pembayaran non-tunai. Salah satunya melalui Mandiri Jakarta Coffee Week, yang digelar pada 28 – 30 September 2018, di PIK Avenue Mall, Jakarta Utara.
Acara ini merupakan puncak dari rangkaian "Parade Kopi Mandiri", yang dihadiri lebih dari 15 ribu penggemar kopi.
SEVP Consumer & Transaction Bank Mandiri, Jasmin, mengatakan, Mandiri Jakarta Coffee Week 2018 menyuguhkan sensasi dan pengalaman menikmati varian lokal dari berbagai kedai kopi unik, yang dikombinasikan dengan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi dengan alat pembayaran elektronik Bank Mandiri. Saat ini, transaksi pembayaran non-tunai semakin digemari, dimana lebih dari 90 persen transaksi nasabah Bank Mandiri dilakukan secara elektronik dan kurang dari 10 persen di kantor cabang.
“Sebagai salah satu gaya hidup yang sudah melekat di berbagai kalangan, budaya ngopi tidak hanya ada di kota-kota besar, tapi juga di second tier cities maupun kota kecil lainnya. Kami optimistis, inisiatif program promosi yang melibatkan komunitas penggemar kopi ini sangat efektif untuk menawarkan berbagai benefit untuk nasabah dan mengangkat kedai-kedai kopi yang sedang berkembang,” ujar Jasmin, saat membuka Mandiri Jakarta Coffee Week di Jakarta, Jumat (9/28/2018).
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Bank Mandiri ke-20, yang menghadirkan kedai-kedai kopi ternama di Jakarta dan beberapa nama kedai kopi laris dari Surabaya, Bandung, Bali, dan Palembang. Kegiatan ini juga diramaikan kompetisi berskala nasional untuk barista, yang dinamakan "Indonesia Aeropress Competition", yang diadakan oleh ABCD School of Coffee.
Menurut Jasmin, dalam Mandiri Jakarta Coffee Week 2018 ini, pengunjung dapat bertransaksi secara cashless dengan benefit promo ngopi hemat hingga 50 persen dengan fiestapoin, sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas nasabah yang telah memanfaatkan Mandiri Debit dan Mandiri Kartu Kredit, serta pengguna Mandiri e-Money.
“Nah, bagi pengunjung yang belum menjadi nasabah, di sini kami memberikan kesempatan untuk melakukan pembukaan rekening tabungan, atau aplikasi kartu kredit, serta mengganti kartu debit magnetic stripe menjadi kartu debit chip. Cukup dengan membawa kartu debit lama dan identitas diri,” kata Jasmin.
Mandiri Jakarta Coffee Week 2018 merupakan bagian dari program Mandiri Coffiesta yang telah diselenggarakan sejak Maret - Agustus 2018 dan berhasil menghadirkan lebih dari 25 ribu pengunjung. Rangkaian Parade Kopi Mandiri sudah dilaksanakan di Pontianak, Surabaya, dan Medan, dan Mandiri Jakarta Coffee Week sebagai acara puncaknya.
Jasmin menambahkan, kegiatan ini menjadi inisiatif konkrit Bank Mandiri dalam mendorong dan mengembangkan potensi kopi lokal Nusantara. Kopi Indonesia memiliki reputasi mendunia dengan beragam varian dan rasa yang unik, sesuai dengan daerah dimana kopi tersebut dibudidayakan.
Baca Juga: Bantu Fasilitas Layanan Kesehatan, Bank Mandiri Salurkan Dana
“Kami berharap, Program Mandiri Coffiesta ini dapat terus meningkatkan jumlah transaksi dan penukaran fiestapoin (redeem) yang telah mencapai Rp 70 miliar pada Januari hingga Agustus 2018, dari jumlah pengguna aktif lebih dari 5,3 juta nasabah,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit
-
Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026
-
Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya
-
Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham
-
Kokoh sebagai Mitra Strategis Pemerintah, Bank Mandiri Capai Laba Bersih Rp15,4 T di Kuartal I 2026
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru