Jika terpaksa menggunakan uang di luar kepentingan usaha, sebaiknya lakukan pencatatan secara rinci. Buat pula tanggal jatuh tempo pembayaran atau pengembalian, untuk menghindari kelalaian saat membayarnya.
4. Meninggalkan rekening usaha saat berbelanja
Hampir semua pelaku usaha melakukan aktivitas belanja keperluan sehari-hari dalam kurun waktu tertentu. Dalam hal ini, disarankan untuk tidak membawa rekening usaha. Biarkan rekening usaha ditinggal di rumah untuk menghindari adanya penarikan dana untuk kepentingan pribadi. Jangan menjadi orang yang "ringan tangan" saat berbelanja, sehingga menghalalkan segala cara demi terpenuhinya kepuasan pribadi.
Memang, uang yang diambil pada mulanya hanya berjumlah kecil, misalnya Rp 100.000 saja. Tetapi lama-kelamaan, bisa saja angkanya berubah menjadi Rp 1.000.000 dan seterusnya. Kebiasaan seperti ini harus segera dihentikan agar tidak membahayakan kondisi finansial usaha.
5. Mengevaluasi transaksi gaji dan modal usaha
Segala jenis kewajiban dapat terpenuhi jika kondisi keuangan pribadi dan modal usaha lancar. Demi mewujudkan hal ini, pelaku usaha perlu melakukan evaluasi terhadap gaji dan modal usaha secara rutin, misalnya sekali sebulan.
Evaluasi sebaiknya dilakukan oleh pemilik usaha itu sendiri, bukan diserahkan kepada karyawan. Tidak ada jaminan kalau karyawan kepercayaan dapat bekerja secara jujur, meskipun karyawan tersebut sudah lama bekerja di perusahaan.
Jika ukuran usaha yang dikelola besar dan memiliki cabang di beberapa kota, sebaiknya gunakan jasa audit. Dengan audit, praktik manipulasi keuangan dapat berkurang.
Memulai Usaha Tidak Perlu Harus Kaya
Tidak perlu menunggu jadi orang kaya-raya untuk membuka suatu usaha. Dengan gaji kecil sekali pun, Anda tetap bisa menjadi seorang pengusaha, asal dibarengi dengan tekad dan kemampuan mengelola keuangan yang baik demi tercapainya kestabilan finansial.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Tips Jitu Memulai Bisnis dari Waralaba
13 Cara Mudah Memulai Bisnis Travel
Cara Cerdas Memilih KTA Online untuk Tambahan Modal Usaha
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026