Suara.com - Presiden Jokowi dijadwalkan akan membagikan sertifikat tanah objek reformasi agraria (Tora) dengan total luas mencapai 4.000 hektare kepada masyarakat Kabupaten Siak dalam agenda kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, 8 Desember 2018 mendatang.
Seperti diketahui, jika berbicara soal Riau, Riau merupakan tempat kelahiran Sandiaga Uno.
"Tora ini adalah tanah hak guna usaha (HGU). Tapi lahan ini tidak dimanfaatkan perusahaan dan sekarang sudah diambil pemerintah. Kita akan serahkan ke masyarakat," kata Bupati Siak, Syamsuar di Siak.
Dia menjelaskan dalam tahap awal ini seluas 4.000 hektare, dari total 10.000 hektare lahan yang akan dibagikan kepada petani Siak.
Seluruh lahan tersebut sebelumnya dikuasai oleh perusahaan yang bergerak di bidang hutan tanaman industri (HTI).
Namun, katanya, belakangan perusahaan tersebut ingin mengganti jenis tanaman perkebunan sawit.
"Sementara itu lahannya gambut jadi saya tidak izinkan. Totalnya 10.000 hektare. Nama perusahaannya PT Makaria Ekaguna," katanya.
Dia mengatakan karena tidak mendapat izin untuk pengelolaan lahan tersebut, maka perusahaan menyerahkan ke pemerintah. Dari inventarisir sementara total 4.000 hektare lahan siap untuk diserahkan ke masyarakat.
Namun, Syamsuar menjelaskan sesuai rencana total 10.000 hektare lahan tersebut akan diserahkan seluruhnya untuk kepentingan masyarakat.
"Nanti akan diserahkan Presiden," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat