Umpan balik (feed back) adalah untuk memastikan apakah hal yang selama ini dilakukan sudah baik atau belum. Seorang pemimpin sangat peduli akan umpan balik yang diterimanya.
Misalnya, Anda menerapkan kebijakan untuk menggeser jam masuk kerja dari jam 07.00 ke jam 08.00, agar tidak banyak karyawan yang terlambat. Untuk mengetahui apakah solusi tersebut berjalan dengan baik atau tidak, Anda perlu melihat umpan balik dari setiap pegawai.
Apakah mereka merasa senang? Atau, apakah masih ada yang telat? Apakah pekerjaan jadi lebih produktif? Terhadap semua itu, seorang pemimpinlah yang bisa menyimpulkannya.
5. Memiliki Pemikiran yang Terbuka
Sebagai pemimpin, Anda tentunya harus bersikap terbuka atas segala pemikiran yang ada. Begitulah cara kerja atau desain berpikir seorang pemimpin. Apalagi untuk menemukan ide-ide jitu nan kreatif dan solutif, dibutuhkan sebuah eksperimen sederhana.
Bayangkan jika seorang pemimpin tidak memiliki pemikiran terbuka untuk menemukan solusi terbaik bagi timnya. Maka, hampir pasti dia akan menjadi bos menyebalkan, yang diperbincangkan oleh setiap karyawannya di jam makan siang.
6. Bisa Bersinergi dalam Tim
Seorang pemimpin juga harus bisa bersinergi sekaligus membuat sinergi dalam tim. Dia harus bisa memberdayakan setiap anggota tim untuk terlibat dalam kemajuan kantor. Artinya, jangan sampai ada karyawan yang tidak ikut berkontribusi dalam pekerjaan dengan benar.
Pemimpin juga harus bisa melihat potensi-potensi karyawan yang dimilikinya. Misalnya si A lebih cocok untuk marketing, si B lebih cocok memimpin proyek selanjutnya, dan lain sebagainya.
Jika Anda sudah bisa bersinergi dan membangun sinergi, serta juga mampu melihat serta menggali potensi bawahan, maka Anda adalah salah satu pemimpin yang pantas menduduki posisi tersebut.
7. Selalu Ada Alasan Kuat untuk Langkah yang Diambil
Sebagai pemimpin, setiap langkah yang diambil haruslah memiliki alasan di baliknya. Jangan asal ambil keputusan tanpa pertimbangan sebelumnya. Untuk itu, suarakan kepada karyawan tentang visi-misi Anda sebagai pemimpin.
Setelah itu, jelaskan alasan mengapa mengambil suatu langkah tertentu. Pemimpin yang hebat pasti bisa menyambungkan antara visi-misi, serta langkah yang akan diambil selanjutnya dalam menyukseskan perusahaan.
Jadilah Sosok Pemimpin yang Membanggakan
Hal paling penting untuk menjadi pemimpin hebat adalah tidak mudah menyerah. Jangan pernah mengatakan "tidak bisa" terhadap setiap masalah yang muncul. Di mana ada kemauan, di sana ada jalan.
Berita Terkait
-
5 Tips Berbuka Puasa agar Tidak Begah, Perut Nyaman Tarawih Aman
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
-
Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?
-
9 Tips Puasa Anti Haus, Hindari Minum Ini Biar Kuat sampai Maghrib
-
Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
-
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha