Suara.com - Film Superhero Aquaman laris manis ditonton banyak orang. Sejak penayangannya, film yang dibuat dari adaptasi DC Comics tersebut dikabarkan mampu meraup pendapatan yang terbilang cukup besar.
Seperti dilansir Forbes, sejak penayangan 21 Desember 2018 kemarin, Aquaman meraih pendapatan sebanyak 1 miliar dolar AS atau setara Rp 14,1 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.100).
Pendapatan film ini menyamai rekor film DC Comics lainnya The Dark Knight Rises yang meraup 1,08 miliar dolar AS.
Film besutan sutradara anyar James Wan ini meraih pendapatan dari penonton di luar Amerika Serikat sebesar 713 juta dolar AS.
Raihan itu mengalahkan film DC Comics lainnya yaitu Batman vs Superman yang sebesar 543 juta dolar AS.
Sedangkan untuk penonton dalam negeri Amerika Serikat, Film Aquaman hanya berada diurutan keempat dengan pendapatan sebesar 286 juta dolar AS atau jauh di bawah film Wonder Woman yang sebesar 412,5 juta dolar AS.
Popularitas Jason Momoa sebagai Raja Atlantis menjadi magnet keuntungan besar bagi Warner Bros pada umumnya dan DC studio untuk meraup pendapatan.
Film ini juga disebut-sebut sebagai film yang terbaik bagi Warner Bros di tahun 2018.
Baca Juga: Jual Saham Inter Milan, Erick Thohir Kantongi Dana Segar Rp 2,4 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai