Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada Kamis (24/1/2019) bakal kembali bergerak di zona hijau setelah kemarin mengalami koreksi wajar.
Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko, memprediksi IHSG bakal tembus di level 6.500. Hal ini, sambung dia, terlihat dari selesainya proses koreksi dan konsolidasi minor pada IHSG.
"Kami melihat secara teknikal proses koreksi dan konsolidasi minor di IHSG sudah selesai dan sekarang waktunya untuk kamu banteng bergerak menghajar resistance atas di 6.500 agar pattern higher high di short term uptrend tetap berjalan," ujar Yuganur di Jakarta, Kamis (24/1/2019).
Senada dengan Yuganur, Analis Indorsurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memprediksi IHSG bergerak menguat.
Dia menjelaskan, perkembangan pola gerak IHSG saat ini terlihat masih cukup kuat dengan peluang untuk terus dapat melanjutkan perjalanan naik hingga membentuk resistance level baru pada tahun ini.
Hal tersebut mengingat kondisi masih di awal tahun dan perjalanan panjang masih terhampar ke depan dengan penopang dari sisi fundamental perekonomian yang kuat sebagai bekal hingga masa mendatang.
"Hari ini IHSG berpotensi naik di kisaran 6.226 - 6.542," pungkas William.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun