Suara.com - China kembali memblokir mesin pencarian online. Kali ini, yang diblokir adalah mesin pencari milik Microsoft yakni Bing.
“Kami telah mengonfirmasi bahwa Bing saat ini tidak dapat diakses di China dan sedang terlibat untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Microsoft dalam sebuah pernyataan pada Kamis (24/1/2019) seperti dikutip dari laman the Guardian.
Para pengguna Bing di China tidak dapat lagi mengakses layanan tersebut. Ketika mencoba membuka situs, mereka akan diarahkan sebuah laman yang menyatakan bahwa server tak dapat dijangkau.
Financial Times dikutip CNET menulis, China Unicom, satu perusahaan telekomunikasi milik negara, menyatakan bahwa pemblokiran Bing Search atas permintaan pemerintah.
Sementara itu, Cyberspace Administration of China (CAC), tidak memberikan jawaban ketika Reuters meminta tanggapan atas situasi ini. Sementara Microsoft, hanya menyebut akan melakukan investigasi.
Terkait penyebab, belum diketahui pasti apa alasannya. Melansir Venturebeat, aksi ini terjadi setelah Baidu, mesin pencari paling populer di China menerima keluhan bahwa mesin pencari tersebut mempromosikan artikel-artikel berkualitas rendah.
Sejak 2016, Presiden Cina Xi Jinping mempercepat kontrol internet di negaranya. Tujuannya adalah menekan perbedaan pendapat di media sosial. Pada Rabu lalu, CAC mengatakan telah menghapus lebih dari 7 juta informasi daring dan 9.382 aplikasi seluler.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini