Suara.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara memandang, peran digital saat ini cukup besar bagi perkembangan ekonomi di Indonesia.
Menurutnya, digitalisasi perbankan merupakan inovasi dari pihak bank untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan.
Selain mampu meningkatkan perekonomian, Mirza juga mengatakan, ekonomi digital juga semakin menumbuhkan lapangan kerja baru.
"Peran ekonomi digital terhadap perekonomian di Indonesia diproyeksikan menyumbang 155 miliar dolar AS ke Produk Domestik Bruto atau PDB Indonesia dan 3,7 juta pertumbuhan tenaga kerja pada tahun 2025," ujar Mirza Adityaswara di Auditorium Perbanas Institute, Rabu (27/2/2019).
Menurut Mirza, untuk saat ini digital bank yang paling terkemuka ialah Bank DBS.
"Transformasi digital DBS sudah dimulai sejak tahun 2009 mengubah DBS menjadi lembaga yang mengedepankan konsumen dengan kemampuan talent starup," tambahnya.
Adapun peran Bank Indonesia untuk menuju ekonomi digital yaitu dengan mendukung integritas ekonomi keuangan digital nasional, serta mendukung digitalisasi perbankan dengan teknologi finansial atau Fintech.
Selain itu peran yang mendukung ekonomi digital yaitu manajemen antara inovasi dengan perlindungan konsumen yang tetap harus dikedepankan.
(Muslimin)
Baca Juga: Begini Nasib Fintech Jika Maruf Amin Terpilih Jadi Cawapres
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Pasar Waspada, Harga Minyak Dunia Terganjal Isu Nuklir dan Tarif Trump
-
Bank China Construction (MCOR) Bukukan Pertumbuhan Laba dan Aset
-
Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram
-
Kontribusi Triliunan dan Serap Tenaga Kerja, Industri Vape Minta Tak Dipukul Rata
-
8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya
-
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
-
Uang Beredar Tembus Rp10.117 Triliun di Awal Januari 2026
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835