Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta pada tahun politik ini para pengusaha tidak pergi dari Indonesia. Pasalnya, JK menjamin suasana ekonomi tidak berdampak dari Pemilu dan Pilpres.
Sambil berkelakar, JK pun menjamin jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali terpilih lagi, kondisi ekonomi akan normal seperti biasa. Bahkan, perekonomian bisa kembali tumbuh.
Mendengar ucapan JK itu, para hadirin pun langsung tertawa.
"Saya jamin Anda di sini. Apabila Pak Jokowi menang tentu akan terus saja begini, enggak usah khawatir, (pengusaha) enggak usah ke Singapura. Kalau yang sebelah saya tidak tahu. Kita tidak bisa bicara apa yang kita tidak tahu kan. Kan bahaya," ujar Wapres JK di Hotel Westin, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).
Menurut JK, tahun politik malah membuat untung para pengusaha. Karena, di tengah ketidakpastian ini membuat investasi jadi serba murah.
"Justru pengusaha untung kalau dalam ketidakpastian kita investasi lebih murah. Kalau suasana baik, ya harga tanah naik, barang naik. Sekarang mumpung beton murah ya investasi sekarang," terang JK.
Selain itu, Ketua Umum PMI ini memperkirakan, tahun pemilu, konsumsi masyarakat makin meningkat.
"Bulan depan boleh jadi untung, perusahaan tekstil, TV juga bagus lah pasti," tutup dia.
Baca Juga: Wapres JK : Yang Ribut Pilpres Bukan di Lapangan Tapi di Medsos
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Saham INET Diborong, Akumulasinya Capai Rp 110 Miliar
-
Harga Minyak Melemah di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Kapan Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap I 2026, Ini Ketentuannya
-
Kementerian PKP Bakal Bangun Rusun Delapan Lantai di Solo untuk Anggota Kopassus
-
Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen
-
Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol hingga Bisa Sekolahkan Anak
-
Tiga Bank Bangkrut di Tahun 2026, Ini Daftarnya
-
FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara
-
Thomas Djiwandono: Agen Prabowo yang Bakal Robohkan 'Tembok Berlin' Fiskal-Moneter?
-
GoTo Beli Hak Penamaan Blok M Hub Gojek