Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan tarif MRT untuk sekali jalan sebesar Rp 8.500. Terkait tarif MRT, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun masih menunggu keputusan DPRD untuk menetapkan besaran tarif MRT.
"Tarif MRT nanti tunggu final dari dewan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/3/2019) kemarin.
Selain soal tarif MRT, Anies juga mengapresiasi uji coba MRT yang dilakukan Selasa kemarin.
"Semua finalisasi proses perizinan sudah dalam fase final, kemudian proses pengangkutan juga berjalan dengan lancar," kata Gubernur DKI.
Untuk diketahui, MRT beroperasi mulai pukul 05.30 WIB sampai 22.00 WIB, kemudian sudah berfungsi untuk umum dan mulai dibuka pada pukul 08.00 WIB.
Dengan beroperasinya MRT, rencananya Anies akan menggunakan fasilitas transportasi publik tersebut untuk pergi dan pulang kerja.
"Saya akan mulai menggunakan MRT untuk berangkat dan pulang kerja," ujar Anies.
MRT Jakarta mengangkut 4.000 warga Jakarta di hari perdana uji coba publik pada Selasa kemarin dimulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. (Antara)
Baca Juga: Sistem Tiket MRT Jakarta Gunakan Kartu Elektronik dan Tiket di Stasiun
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026
-
Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi
-
Perusahaan Sekuritas Mulai Masuk Ranah Pendidikan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS
-
Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen
-
Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi
-
Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026
-
Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang
-
Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia
-
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya