Suara.com - Bank Indonesia (BI) telah membuka layanan penukaran uang di Lapangan Parkir IRTI Monas Jakarta Pusat. Layanan tukar uang ini berlangsung dari 13 - 29 Mei 2019.
Adapun maksimal uang yang bisa ditukar per orang sebesar Rp 3,9 juta dengan uang pecahan kecil mulai dari Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu.
Lantas apa saja persyaratan yang perlu disiapkan masyarakat untuk menukarkan uang di monas?
Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi mengatakan, masyarakat hanya perlu membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan uang pecahan besar untuk menukarkan uang pecahan kecil.
"Iya syarat KTP, sama syaratnya ada uangnya," kata dia saat ditemui di Lapangan Parkir IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).
Rosmaya melanjutkan masyarakat boleh berulang kali menukarkan uangnya di Monas, akan tetapi dengan jarak waktu 3 hari setelah menukarkan yang pertama. Artinya, tiga hari kemudian dari penukaran yang pertama masyarakat bisa menukar uang kembali.
"Tiga hari itu seperti itu. Karena mereka balik lagi balik lagi. Jadi kita dalam aplikasi tiga hari," tutur dia.
Terkait teknis penukarannya, masyarakat hanya perlu mendatangi lokasi tersebut, kemudian meminta nomor antrian ke petugas keamanan BI yang berada di lokasi dan menunggu dipanggil.
Setelah dipanggil, Anda akan diarahkan ke mobil penukaran uang dari 16 bank. Artinya terdapat 16 mobil layanan penukaran uang dari perbankan di Monas. Kemudian masyarakat bisa langsung menukarkan uang dengan pegawai teller yang tersedia di dalam mobil tersebut.
Baca Juga: Warga Serbu Tempat Penukaran Uang Baru di Solo Balapan
Masyarakat juga, bisa melakukan transaksi debet untuk menukarkan uang pecahan kecil tanpa harus membawa uang.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Dibuka, Masyarakat Bisa Tukar Uang Pecahan Kecil di Monas
-
Warga Serbu Tempat Penukaran Uang Baru di Solo Balapan
-
Mengais Rezeki di Atas Tumpukan Uang Pecahan Kertas Lebaran
-
Catat! Ini Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang Pecahan Kecil untuk Lebaran
-
Tukar Uang untuk Lebaran, BI Malang Siapkan Rp 4,7 Triliun
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar
-
ASDP Indonesia Ferry Siapkan 32 Kapal di Ketapang - Gilimanuk untuk Lebaran