Suara.com - Pergerakan saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) langsung naik pasca putusan sengketa pemilihan presiden (Pilpres) oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Berdasarkan data RTI, hingga pukul 09.14 WIB saham SRTG naik 1,42 persen di harga Rp 3.560 per lembar saham. Padahal, Kamis kemarin saham SRTG diperdagangkan melemah di harga Rp 3.510 per lembar saham.
Untuk diketahui, pasangan calon nomor urut 02 Sandiaga Uno masih memiliki sejumlah saham di Saratoga. Adapun porsi kepemilikan sahamnya yakni sebesar 21,5 persen.
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi resmi menolak seluruh permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 yang diajukan Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Kamis (27/6/2019).
Hal itu merupakan konklusi dalam sidang pembacaan putusan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK, Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.
"Mengadili, menyatakan dalam eksepsi, menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk keseluruhan. Dalam pokok permohonan, majelis menyatakan menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK Anwar Usman membacakan kesimpulan amar putusan.
Dengan kekalahan tersebut, Sandiaga Uno meminta pendukungnya bersama Prabowo Subianto tidak berkecil hati dan tegar setelah Mahkamah Konstitusi menolak gugatan sengketa Pilpres 2019. Ini berarti Prabowo - Sandiaga kalah Pilpres 2019 dari Jokowi - Maruf Amin.
Dalam pernyataannya di akun Instagram @Sandiuno, Kamis (27/6/2019), Sandiaga juga menilai perjuangannya bersaing dengan Jokowi - Maruf Amin adalah perjuangan yang mulia dan luhur.
Untuk diketahui juga, Sandiaga Uno rela menjual saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) untuk dana kampanye.
Baca Juga: Jokowi 2 Periode, Saham Saratoga Langsung Rontok
Menurut data Bursa Efek Indonesia, Setidaknya sudah tujuh belas kali mulai dari Oktober 2018 hingga April 2019 Sandiaga menjual saham Saratoga.
Terakhir seminggu jelang Pilpres, Sandiaga kembali menjual saham Saratoga yaitu pada tanggal 8-12 April 2019 sebanyak 19 juta lembar saham dengan dana segar yang didapatkan sebesar Rp 71,7 miliar.
Jika dihitung secara kumulatif mulai dari Oktober 2018, pria yang akrab disapa Bang Sandi ini telah menjual saham SRTG senilai Rp 633,29 Miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan