Suara.com - AXA Mandiri dan AXA, perusahaan asuransi yang berfokus pada bisnis asuransi jiwa, asuransi umum dan management asset, menciptakan ekosistem kerja yang inovatif dan inspiratif, guna membantu generasi milenial dalam mengembangkan karier di dunia asuransi.
Berbagai inisiatif dilakukan guna memberikan kenyamanan bekerja, sekaligus kesempatan untuk berkembang dan berekspresi, baik pribadi maupun professional, sesuai dengan karakter generasi milenial yang unik.
Country CEO AXA Julien Steimer menyatakan, bahwa AXA Mandiri dan AXA yakin inisiatif untuk membentuk lingkungan kerja yang nyaman dapat menghasilkan SDM yang mumpuni dan bersaing di industrinya.
“Tak hanya itu, kami juga memberikan pengembangan karier yang berkelanjutan, sehingga industri asuransi menjadi pilihan yang menjanjikan untuk generasi milenial dalam bekerja," kata Julien di Jakarta, Senin (9/9/2019).
Menurut Julien, melalui ekosistem kerja yang mendukung produktifitas, kreatifitas dan stabilitas psikologis, karyawan juga diberdayakan melalui berbagai kegiatan (pengembangan diri, gathering, sharing session), kebijakan perusahaan yang fleksibel (seperti waktu kerja yang fleksibel, kode berpakaian yang dinamis, waktu cuti yang beragam), manfaat kesehatan dan lain-lain, berbagai komunitas yang menampung dan menyalurkan hobi atau passion karyawan, hingga kesetaraan pengembangan karier untuk laki-laki dan perempuan.
Saat ini, AXA Mandiri dan AXA sebagai bagian dari AXA Group yang menjadi official principle partner Liverpool F.C ini didominasi oleh generasi milenial, yaitu sebanyak 71% dari total karyawan, bahkan sebanyak 42% di antaranya berada di level manajerial.
Dengan kondisi tersebut, budaya kerja perusahaan tentunya turut berkembang sesuai dengan kebutuhan dan karakter karyawan.
Di saat yang sama AXA Mandiri dan AXA juga memberikan informasi dan edukasi mengenai budaya kerja dan peluang berkarier di perusahaan asuransi kepada masyarakat luas melalui rangkaian kegiatan employer branding, salah satunya berupa video seri.
Video tersebut berisikan gambaran budaya kerja yang kondusif dan dinamis untuk mendukung kreativitas dan pola pikir karyawan di AXA Mandiri dan AXA. Video ini tayang di bioskop-bioskop di Jakarta.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Ingatkan Lagi Pentingnya Asuransi
Melalui berbagai inisiatif tersebutlah AXA Mandiri dan AXA mendapatkan penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2019 versi Majalah HR ASIA, lembaga media publikasi internasional untuk para profesional di bidang Human Resources.
“Kami memberikan pilihan program yang dapat digunakan oleh karyawan AXA Mandiri dan AXA untuk berekspresi lebih dan mengoptimalkan potensi terbaik, guna mencapai tingkat karier yang diinginkan. Selain itu, kami juga menyediakan wadah untuk berkreatifitas dan manajemen waktu kerja yang fleksibel agar para karyawan memiliki keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi yang baik,” tambah Julien.
Tak hanya terbuka bagi generasi milenial, Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma menjelaskan, AXA Mandiri juga memberikan kesempatan bagi masyarakat muda untuk memiliki jenjang karier yang menjanjikan di perusahaan.
“Industri asuransi menyediakan ragam profesi dari berbagai disiplin ilmu yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah profesi aktuaris,” jelas Handojo.
Profesi aktuaris memiliki peranan yang penting di industri asuransi dan diprediksi akan terus berkembang, sesuai dengan perkembangan industri asuransi nasional. Untuk membantu mengembangan profesi ini, AXA Mandiri dan AXA menjalin kemitraan dengan Universitas Gadjah Mada mulai dari pelatihan, beasiswa hingga kesempatan magang.
Dalam hal pengembangan diri dan jenjang karier, AXA Mandiri dan AXA memiliki beragam program pelatihan yang dapat diikuti oleh seluruh karyawan sesuai dengan bidang pekerjaan atau bidang yang diminati. Beragam bentuk apresiasi pun dihadirkan untuk menambah semangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri