Suara.com - Dalam acara Dialog 100 Ekonom bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang diselenggarakan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) di Jakarta Kamis (17/10/2019), pentolan ekonom Indef Didik J Rachbini mengungkapkan kekagumannya kepada JK atas kinerjanya menjadi Wakil Presiden.
JK akan mengakhiri masa baktinya menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2014-2019 pada pekan ini.
"Bapak menyelesaikan tugas dengan baik dan banyak kenangan bagi bangsa. Hal-hal dimana beliau bisa jadi teladan generasi-genarasi seterusnya," kata Didik.
Tak lupa dirinya berpesan kepada Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang kurang selama ini, terutama dari sisi industri.
"Saya berharap kepada Presiden yang jago blusukan. Kami beri saran untuk blusukan ke sektor industri karena itu titik lemah kita. Itu saran dari para ekonom," katanya.
JK kemudian mengungkapkan kegiatan yang bakal dilakoni setelah tidak lagi menjadi wapres. Ia mengungkapkan, bakal menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan dengan sang istri.
"Saya ingin jalan-jalan sama ibu Mufidah, berkeliling Sumatera, rencananya," ucap pria kelahiran 15 Mei 1942 tersebut.
Kemudian JK juga akan mengurus kegiatan sosial, pendidikan dan keagamaan. Untuk diketahui, selain menjadi wapres, JK juga menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), serta organisasi-organisasi lainnya yang bergerak di bidang sosial.
Baca Juga: Wapres JK Ingin Masjid Tidak Hanya Menjadi Tempat Sujud
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini