Suara.com - Menyambut usianya yang ke-6, startup blockchain Indodax menggelar trading contest sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh trader digital aset.
Oscar Darmawan selaku CEO Indodax mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa trading aset digital bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan cepat dan mudah.
Indodax saat ini memiliki lebih dari 1,8 juta member yang tersebar di seluruh Indonesia dan banyak profesional trader digital aset di Indonesia yang mendapatkan pendapatan sehari-hari melalui trading digital aset berbasis blockchain ini.
Oscar menuturkan, bahwa dengan adanya momentum ini akan membantu menyemangati para trader baru untuk semakin berani mencoba kemampuan mereka dalam menganalisis kapan waktu yang tepat untuk menjual dan membeli aset digital.
“Berpartisipasi di lomba trading ini terbilang sangat mudah, masyarakat cukup memiliki akun di Indodax dan membutuhkan modal hanya sebesar Rp 100.000 untuk mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah ratusan juta tersebut,” kata Oscar Darmawan dalam keterangannya, Kamis (14/11/2019).
Oscar menjelaskan, selain untuk mengapresiasi member Indodax yang telah terdaftar saat ini, Oscar juga berharap dengan kegiatan ini akan semakin mendorong pertumbuhan trader digital aset di Indonesia yang profesional dan makin mengenalkan blockchain kepada masyarakat luas.
"Tentu saja kami menyadari menjadi seorang trader yang profesional tidak instan perlu masa belajar dan membutuhkan kedisiplinan. Sekali lagi, untuk itulah kami menyelenggarakan kompetisi ini, agar para masyarakat semakin berani mencoba hal baru dan pada akhirnya menjadi trader profesional yang ikut mampu sukses melalui trading teknologi blockchain ini," tutur Oscar.
Mengusung tema #AsetMasaDepan, kontes jual-beli aset digital ini akan berlangsung selama 13 minggu mulai dari tanggal 20 November 2019 hingga 20 Februari 2020.
Oscar menyebut, ada tiga kategori pemenang lomba yang akan diselenggarakan untuk menjangkau trader yang mempunyai modal kecil hingga modal besar sehingga setiap trader berkesempatan untuk menjadi pemenang.
Baca Juga: Desain Gojek Marak Dicontek Startup Afrika
"Tidak harus memiliki modal miliaran rupiah juga berkesempatan membawa pulang hadiah utama mobil Renault Kwid. Selain dari itu berbagai hadiah menarik lainnya berupa motor, smartphone, logam mulia dan smartwatch juga ikut dibagikan kepada trader yang beruntung," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange