Untuk merealisasikan target ini, kami memiliki tiga pilar strategis, yaitu globalisasi, konsumsi domestik, dan maha data yang didukung oleh komputasi awan.
Globalisasi adalah masa depan Alibaba Group. Kami percaya bahwa penggabungan antara teknologi digital dan commerce akan memberikan perubahan besar yang dapat melampaui perbatasan.
Aplikasi teknologi digital yang komprehensif di berbagai area seperti commerce, finansial, dan logistik akan secara signifikan meningkatkan efisiensi perdagangan antarnegara dan antar pasar. Aplikasi
teknologi ini akan benar-benar memungkinkan para pelaku untuk benar-benar memudahkan cara berbisnis dimanapun, seperti misi kami. Kami akan terus memanfaatkan pendekatan go-to-market kami, yaitu “Global Buy, Global Sell, Global Pay, Global Delivery, and Global Fun” untuk mendorong pertumbuhan dan kemakmuran di seluruh ekonomi digital kami.
Konsumsi domestik adalah masa depan ekonomi Tiongkok yang kini sedang mengalami transisi dari ekonomi berbasis investasi dane ekspor menjadi ekonomi yang didorong konsumsi. Saat ini, ada 785 juta mobile monthly active user pada marketplace ritel Tiongkok Alibaba. Para pengguna ini terdiri anak-anak muda yang sangat aktif dan merepresentasikan kekuatan konsumsi Tiongkok di masa depan. Pertumbuhan substansial potensi dari konsumsi domestik didorong oleh urbanisasi Tiongkok, munculnya ratusan juta konsumen kelas menengah dan konversi semua konsumen menjadi pengguna internet. Tren ini akan memberikan peluang bagi teknologi digital untuk menciptakan kemungkinan-kemungkinan konsumsi yang baru. Kami ingin memenuhi semua kebutuhan konsumen di semua segmen dengan menghadirkan beragam produk dan layanan. Lebih jauh lagi, kami ingin mendefinisikan ulang model sisi supply dengan maha data dan menggunakan inovasi untuk menghubungkan persediaan langsung dengan pasar dan menstimulasi permintaan baru di konsumen.
Maha data dan komputasi awan masing-masing adalah bahan bakar pendorong dan mesin dari ekonomi digital. Ekonomi digital Alibaba tidak hanya menciptakan aliran data terus-menerus, penggunaan data intelligence di seluruh aspek bisnis kami juga memungkinkan ekosistem kami tumbuh dan berkembang. Kami percaya bahwa di era ekonomi digital, produktivitas didefinisikan oleh kekuatan komputasi. Di masa depan, semua perusahaan akan terlihat seperti perusahaan teknologi dengan maha data menggerakkan semua keputusan bisnis dan operasional. Alibaba memiliki peluang untuk tidak hanya untuk meng-upgrade industri tertentu, tetapi juga mentransformasi semua industri. Oleh sebab itu, kami sepenuhnya berkomitmen untuk mengembangkan Alibaba Business Operating System yang akan memberikan kami kemampuan di perdagangan digital, financial technology, logistik cerdas, dan komputasi awan kepada para konsumen dan mitra kami. Melalui upaya ini, kami ingin membantu mereka untuk mencapai transformasi digital yang dicita-citakan.
4. Melestarikan Budaya Kerja dan Menjaga Masa Depan Kami
Budaya kerja adalah fondasi kami, sementara inovasi merupakan darah daging kami. Selama 10 tahun terakhir, kami telah mengembangkan dan melakukan model tata kelola perusahaan berbasis struktur kemitraan. Kami mempertahankan sistem ini untuk mencapai keberlangsungan budaya yang didasari oleh misi, visi dan nilai-nilai kami.
Pada tanggal 10 September yang lalu, kami menyelesaikan upgrade tim manajemen kami. Hal ini merupakan sebuah langkah penting demi perkembangan kami di masa depan. Di dunia yang berubah demikian cepat ini, kami perlu terus berinovasi dan terus menantang serta mendisrupsi diri sendiri, serta menggunakan pendekatan yang sama untuk mengembangkan sumber daya manusia kami. Inilah alasan utama kami terus mengidentifikasi dan mempromosikan mereka yang membentuk masa depan kami, mendorong kaum muda untuk mencipta dan bereksperimen, memberdayakan perempuan menduduki posisi-posisi senior dalam perusahaan, serta memupuk keberagaman untuk memajukan globalisasi kami.
Kami akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang dapat mendorong para karyawan kami untuk tetap sadar akan kondisi sosial dan dan punya rasa ingin tahu yang begitu besar akan masa depan. Kami ingin menciptakan dunia yang penuh kasih dan optimisme karena Alibaba.
5. Kembali ke Hong Kong
Baca Juga: Alibaba Grup Resmi IPO di Bursa Hongkong, Tak Terpengaruh Aksi Demo
Saat Alibaba Group melantai di bursa tahun 2014, kami tidak melakukan pencatatan di Hong Kong. Hal ini patut disayangkan karena Hong Kong adalah salah satu pusat keuangan penting di dunia.
Selama beberapa tahun terakhir, terjadi banyak reformasi yang positif di dunia pasar modal Hong Kong. Selama periode perubahan ini, kami terus percaya bahwa Hongkong tetap memiliki masa depan yang cerah. Kami berharap bisa berkontribusi dengan cara kami dan berpartisipasi dalam membentuk masa depan Hong Kong.
Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasinya dalam perkembangan Alibaba. Ada istilah yang kerap diutarakan di lingkungan Alibaba: “Believing is seeing,” (Percaya dengan Melihat) dan masa depan ada di tangan mereka yang “believe in belief” (percaya dengan apa yang diyakini). Alibaba akan terus maju!
Chairman dan Chief Executive Officer Alibaba Group
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?