Suara.com - Peran serta swasta dalam ikut serta membangun proyek infrastruktur dalam negeri boleh dibilang masih kecil porsinya, lantaran hampir seluruh proyek infrastruktur rata-rata dipegang BUMN.
Untuk mengajak peran swasta tersebut, pemerintah bakal memberikan sejumlah insentif yang menggiurkan guna menarik minat swasta menggarap proyek pembangunan infrastruktur.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan salah satu insentif yang sedang disiapkan adalah pembebasan pajak penghasilan atau PPh badan kepada sektor swasta yang mau membangun infrastruktur.
"Kalau suatu proyek infrastruktur itu full funded by private sektor kami mau sediakan pembebasam PPh badan. Kami kasih insentif," kata Suahasil dalam acara Market Outlook 2020 Mandiri Private di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (4/12/2019).
Suhasil menjelaskan alasan pemberian insentif tersebut diberikan agar memudahkan investor untuk memperoleh Internal Rate of Return (IRR) terhadap proyek tersebut.
"Sehingga tentu ini jadi sangat menarik buat para investor," kata Suahasil.
Mengenai proyek-proyek yang potensial, Suahasil menyebutkan, pemerintah telah memiliki daftarnya dalam proyek strategis nasional. Sehingga investor bisa memilih bebas mana sekiranya proyek yang akan diambil.
"Daftar proyek infrastruktur banyak sekali proyek strategis nasional," katanya.
Baca Juga: Wacana Penerapan ERP di Jalan Margonda, Polisi: Infrastruktur Masih Kurang
Berita Terkait
-
Pelantikan Rudiantara Bos PLN, Wamen BUMN: Tunggu Izin Pak Pramono
-
Belum Genap 2 Bulan Jadi Menteri BUMN, Erick Thohir Sebut Tugasnya Berat
-
Sempat Bikin Bingung Sri Mulyani di DPR, Erick Bakal Bereskan PT PANN
-
Mau Jadi Bos BUMN? Tak Perlu Pintar, yang Penting Berakhlak
-
7 BUMN Bakal Disuntik Dana Rp 17,7 M, Iwan Fals Beri Sindiran Lucu
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi