Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mendapatkan laporan dan keluhan dari penumpang kapal di Pelabuhan Merak yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry terkait lamanya antrian di dalam pelabuhan.
Menhub berharap pihak pengelola pelabuhan mempercepat proses tiketing dan bongkar muat kapal, sehingga mengurangi lamanya antrian untuk masuk ke dalam kapal.
"Tadi ada sedikit catatan antrian satu jam, itu harus di improve, ada pelayanan kesehatan. Apa yang harus dilakukan, tentu ada mekanisme tiketing yang cepat, kedua jumlah gate yang banyak, just in case, banyak disediakan parking bay, kita sediakan minumnya dan sebagainya," kata Menhub di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (24/12/2019).
Menhub berharap, pada saat libur natal dan tahun baru (Nataru) masalah tersebut dapat diselesaikan. Sehingga masyarakat dapat berlibur dengan nyaman.
"Kami tetap beri catatan kepada Kakorlantas, ASDP untuk bersedia atau mempersiapkan apabila terjadi suatu lonjakan penumpang di satu titik tertentu, atau hari tertentu, katakanlah, tahun baru atau tanggal 31 (Desember 2019 hingga 01 Januari 2020)," terangnya.
Menhub menyampaikan pesan Presiden Jokowi, agar kepolisian hingga ASDP Indonesia Ferry, mempertahankan kelancaran arus kendaraan dan masyarakat selamat libur Nataru. Terutama keselamatan dan kenyamanan pengendara yang akan pergi berlibur ke daerah wisata.
Jika diperlukan melakukan rekayasa hingga penyekatan lalu lintas, untuk menghindari macet total, maka bisa dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Saya sampaikan baik sekali. Pak Presiden minta, enggak ada masalah berarti bagi yang mudik," jelasnya.
Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengimbau kepada para penumpang di seluruh pelabuhan untuk menyiapkan saldo e-money agar transaksi pembelian tiket tidak terhambat. Sehingga antrian untuk masuk ke dalam kapal tidak panjang dan mengganggu penumpang lainnya.
Baca Juga: Setengah Juta Pemudik Belum Kembali ke Pelabuhan Merak
"Koordinasi di lapangan sampai hari ini baik, harapan hingga musim nataru (selesai) juga baik. Saya hanya himbauan, tiap masuk ke pelabuhan sudah siap dengan saldo non tunai dengan kartu saat ini (dengan bank) Himbara, jadi tidak top up di (dalam) pelabuhan," kata Ira Puspadewi.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS