Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ikut mengomentari kasus yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Bahkan BPK melakukan investigasi terkait permasalahan yang terjadi pada Jiwasraya.
Ketua BPK, Agung Firman menilai kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) merupakan suatu permasalahan yang kompleks. Karena bukan hanya menjadi kasus pidana tetapi juga terkait pengelolaan manajemen risiko.
"Selain terkait masalah pidana dan kriminal tapi ada masalah didalamnya yakni risk based capital dan terkait risk manajemen. Ini penting kita jadikan pedoman dan penjaga kita dalam menjalankan tugas kita mengelola keuangan," ujar Agung di Kantornya, Senin (6/1/2020).
Agung pun meminta kepada pegawainya agar kasus Jiwasraya jadi acuan arah kebijakan manajemen risiko. Adapun arah kebijakan itu terdiri dari lima hal yang dua diantaranya masalah matriks risiko bisnis dan matriks penilaian risiko.
"Lima aspek yang pengaruhi adalah perubahan kebijakan, lingkungan operasi, risiko kinerja keuangan, tujuan sasaran strategi, dan risiko sistem informasi," tutur dia.
Terkait dengan investigasi, Agung meminta semua pihak bersabar. Ia akan mengumumkan, hasil investigasi pada tanggal 8 Januari 2020 mendatang.
"Jadi tunggu tanggal delapan. Kerugian negara kita hitung sebagai bagian dari pemeriksaan investigasinya," pungkas dia.
Berita Terkait
-
Luhut Bayar Hotel Sendiri saat Perjalanan Dinas?
-
BPK Bidik Laporan Keuangan 6 Kementerian, Terutama Perjalanan Dinas
-
Erick Thohir Dapat Laporan KPK Hingga Istana Bakal Didemo Terkait Jiwasraya
-
10 Orang Dicekal di Kasus Jiwasraya, Presiden Jokowi: Kebuka Semuanya
-
LPSK Siap Berikan Perlindungan Hukum Bagi Saksi Kasus Jiwasraya
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan