Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan Komisaris PT Hanson Benny Tjokro. Penahanan ini terkait dengan perannya yang jadi makelar investasi saham di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Penetapan tersangka dan penahanan Benny Tjokro diapresiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga menyebut penahanan ini membuktikan bahwa proses hukum berjalan dalam kasus Jiwasraya.
Saat ini, lanjutnya, pihak Kementerian BUMN juga terus mendalami kasus Jiwasraya.
"Kita apresiasi, kan kerjaan temen-temen dari BPK awalnya, terus diambil temen-temen Kejaksaan. Kami hormati. Berarti proses semua berjalan sejalan, proses hukum jalan, kita juga akan menyelesaikan bagian kami," ujar Arya kepada Wartawan di Jakarta, Selasa (14/1/2020).
Arya terus mendorong Kejagung untuk terus menguak siapa dalang-dalang yang membuat Jiwasraya diprediksi gagal bayar pada nasabah.
"Yang pasti proses yang dilakukan BPK dan Kejaksaan, kita dorong terus supaya berjalan terus dengan baik," ucap dia.
Untuk diketahui, Benny Tjokro merupakan salah satu pihak yang mengatur investasi Jiwasraya. Benny Tjokro juga terlibat dalam kasus Asabri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif