Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sempat bertamu ke kantor Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Selasa (28/1/2020) siang.
Dalam kedatangannya, Firli ingin mengetahui sistem pencegahan korupsi yang diterapkan Erick Thohir pada di BUMN-BUMN.
Namun, Firli menilai sistem pencegahan korupsi di lingkungan BUMN telah sangat baik.
"Ada 9 peraturan menteri BUMN yang memerintahkan seluruh pejabat struktural untuk melakukan upaya-upaya mencegah korupsi. Itu satu," ujar Firli selepas pertemuan dengan Erick Thohir.
Kemudian, Firli menyebut, langkah kedua Erick Thohir juga telah juga membuat manajemen anti suap. Sehingga, diharapkan tak ada lagi suap dalam pelaksanaan proyek BUMN-BUMN.
"Yang ketiga, BUMN meminta kepada kami terkait keterlibatan supaya memberi sumbangsih kepada BUMN untuk tidak terjadinya korupsi," ucap dia.
Dalam hal ini, Firli menyatakan tak ada pembicaraan khusus terkait dengan kasus-kasus yang terjadi.
"Enggak ada (pembicaraan spesifik). Jadi kami bicara tentang bagaimana menyelamatkan bagaimana kami juga bisa berikan andil mencegah korupsi tidak terjadi korupsi," pungkas dia.
Baca Juga: Mulai Bekerja, Panja Jiwasraya Bakal Panggil Erick hingga Eks Menteri BUMN
Berita Terkait
-
Depan Komisi VII DPR, Bos PLN Janji Tak Ada Konflik Kepentingan
-
Firli Bahuri: Saya Tak Pernah Bilang Harun Masiku di Luar Negeri
-
KPK Kini Tinggal Menunggu Waktu Ditinggalkan dan Dilupakan Rakyat
-
Yenny Wahid Komisaris Garuda, Erick Thohir: Pramugari Ada yang Melindungi
-
Peter F Gontha Bongkar Luka Lama Chairul Tanjung di Garuda Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur