Suara.com - Pandemi Covid-19 atau virus corona memang membuat berbagai negara kesakitan. Tak hanya Indonesia, negara berkembang lainnya seperti Brasil juga ikut merasakan kesakitan atas virus asal China itu.
Bahkan, pemerintah Brasil telah menyiapkan strategi agar ekonomi tak terlalu terpuruk.
Seperti dilansir Reuters, pemerintah Brasil menyuntikan dana 30 miliar dolar AS untuk menyegarkan ekonomi di kala pandemi virus corona.
Menteri Ekonomi Brasil Paulo Guedes mengatakan, dana tersebut untuk kebijakan fiskal dan kebijakan lainnya yang diantaranya, pembayaran bantuan sosial, menunda pajak perusahaan, dan memudahkan orang untuk mengakses dana pesangon pekerja.
Selain itu, bank sentral Brasil juga mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan likuiditas dan pinjaman dalam sistem perbankan.
Atas Pandemi itu, Guedes menyebut pasar saham Brasil anjlok 13 persen dan mata uang merosot ke level terendah baru.
Pemerintah telah berada di bawah tekanan untuk melonggarkan aturan fiskal yang ketat untuk mendukung perekonomian, yang sekarang semakin banyak dikatakan akan menyelinap ke dalam resesi.
Guedes bersikeras bahwa aturan batas atas pengeluaran tidak akan diubah, tetapi mengatakan tujuan defisit anggaran sedang ditinjau.
Di antara langkah-langkah itu, Pemerintah juga akan memajukan gaji ke-13 hingga Mei dari Desember.
Baca Juga: Telat Sadar Akan Bahaya Virus Corona, CBF Akhirnya Hentikan Liga Brasil
"Pajak perusahaan akan menghemat 22 miliar reais," kata Kementerian Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?