Suara.com - Kadin mengusulkan Program Paket Stimulus Rp 1.600 triliun atau diasumsikan 10 persen dari PDB dengan alasan semua sektor ekonomi terdampak Pandemi Covid-19 masih terus menghantam dunia.
Anggota DPR Komisi XI dari fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan, usulan Kadin tidak didukung oleh data Akurat.
"Publik harus mengawasi secara ketat terhadap arah kebijakan ini demi kepentingan rakyat ke depan," ujar Kamrussamad, Rabu (29/4/2020).
Jika Kadin ingin menggerakan sektor Rill harusnya memiliki skema penyelamatan UMKM, karena 129 juta tenaga kerja aktif mayoritas berada di sektor UMKM sekitar 96 persen dan UMKM klaster pertama yang terdampak dari Pandemi.
Apalagi, jika stimulus tersebut diberikan ke sektor perbankan sebesar Rp 600 triliun kemudian disalurkan ke dunia usaha maka bisa dipastikan UMKM tidak akan menikmati, tapi korporasi besar yang akan mengambil manfaat, sehingga potensi BLBI dan kasus Century akan bisa terulang kembali.
Kadin, tutur dia, juga mendesak Bank Indonesia untuk melakukan Printing money dan membeli SUN yang akan diterbitkan pemerintah dengan menggunakan payung Perppu No.1 tahun 2020.
"Kita Pasti akan mendukung dunia usaha sepanjang prioritaskan sektor UMKM sehingga Kita bisa menahan penambahan laju pengangguran," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa
-
Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller
-
Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon
-
Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun
-
Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita
-
Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba
-
Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar
-
Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi
-
Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000