Di saat pandemi ini, sejak pagi hingga malam, dia tetap melayani masyarakat yang ingin bertransaksi, mulai dari transfer uang, bayar tagihan PLN hingga setor tunai. Terlebih lagi bila memasuki periode gajian bagi para pekerja kebun, yakni sekitar tanggal 25 tiap bulan, transaksi yang dilayani Lince kian ramai.
Banyak keunikan menjadi seorang Agen BRILink. Terkadang ia harus menghadapi masyarakat yang memiliki sifat keras kepala dan kurang memahami literasi keuangan. Kondisi ini membuat Lince harus memberikan penjelasan dan edukasi lebih mendalam terkait proses transaksi.
"Kadang-kadang orang kurang ngerti, jadi saya harus jelaskan," katanya.
Perempuan berusia 35 tahun ini mengaku, dalam sebulan dia bisa mengantongi pendapatan sekitar Rp 3 juta-4 juta. Kendati di satu sisi, kebijakan pembatasan wilayah untuk mencegah penularan Covid-19 telah berdampak pada menurunnya jumlah orang yang melakukan transaksi keuangan melalui dirinya.
“Biasanya orang-orang dari kebun dan perusahaan, daripada mereka ke bank atau ke ATM yang lokasinya jauh, mereka ke tempat saya saja. Sekarang karena pandemi banyak jalan ditutup, orang yang di luar atau yang di perusahaan sepertinya dibatasin kalau mau keluar.”
Namun Lince mengaku beruntung telah bergabung menjadi Agen BRILink, terlebih lagi pada masa sulit karena pandemi Corona seperti sekarang ini. Dia merasa terbantu, karena memperoleh tambahan penghasilan dari sharing fee transaksi sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarganya.
"Jadi agen BRILink, saya jadi ada tambahan penghasilan. Saya sangat bersyukur jadi agen BRILink,” pungkasnya.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan, Lince memiliki semangat layaknya Kartini yang tak putus asa menyebarkan kebaikan membantu sesamanya dan membangun optimisme untuk hidup yang lebih baik.
Baca Juga: Wirausaha BRILIAN, Kemudahan bagi Pelaku UMKM Kembangan Usaha dari BRI
Berita Terkait
-
Wirausaha BRILIAN, Kemudahan bagi Pelaku UMKM Kembangan Usaha dari BRI
-
Sebanyak 125 Ribu Debitur KUR Mendapat Restrukturisasi dari BRI
-
Tanggulangi Pandemi, BRI Ajak Pekerjanya Berdonasi dalam Bentuk Sajak
-
Naik 6,15 Persen, BRI Raup Laba Rp 34,4 Triliun Pada 2019
-
Permudah Layanan Konsumen, Bank BRI Luncurkan Credit Card Mobile
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih