Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, menyatakan apresiasinya karena semakin banyak stakeholder dalam industri pariwisata yang menyatakan kesediaannya untuk membantu negara. Kali ini, Grab Indonesia menyediakan sarana transportasi bagi tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Jakarta.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari berbagai stakeholder pariwisata yang semakin hari semakin besar, tidak hanya bersama-sama berupaya mencegah penyebaran Covid-19, tapi juga ketahanan industri," katanya, saat meninjau kesiapan armada yang disiapkan Grab Indonesia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (6/5/2020).
Menparekraf meresmikan kerja sama dengan Grab Indonesia dalam menyediakan sarana transportasi bagi tenaga kesehatan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Jakarta. Grab Indonesia menyatakan, akan menyediakan layanan armada roda 4 khusus untuk tenaga medis yang bepergian antara RSAL Mintohardjo dan Hotel Le Meridien.
Pada kesempatan itu, Wishnutama menekankan, kerja sama ini adalah salah satu upaya menjaga ketahanan industri pariwisata termasuk para pengemudi, dimana Grab Indonesia selama ini memiliki peran dalam menyediakan alternatif transportasi bagi wisatawan.
Dalam kerja sama ini, Wishnutama mengatakan penerapan Standard Operational Procedure (SOP) yang dapat menjamin kebersihan dan keselamatan penumpang dan pengemudi. Wishnutama menilai, Grab Indonesia telah menyiapkan SOP itu dengan baik.
"Kami yakin, kolaborasi ini dapat memberikan rasa aman bagi mobilitas petugas medis maupun masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi ini, serta ke depannya, mendukung industri pariwisata Indonesia untuk bangkit kembali," katanya.
President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman, khususnya dalam masa pandemi dan perluasan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di berbagai daerah di Indonesia, Grab mendedikasikan armada roda 4 khusus yang akan melayani para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.
Armada khusus ini dilengkapi partisi plastik di dalam mobil, yang melindungi pengemudi dan penumpang dan dilakukan penyemprotan disinfeksi secara berkala.
Selain itu, mitra pengemudi juga telah diberi pelatihan SOP khusus terkait pencegahan penyebaran Covid-19 dan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), seperti masker, sarung tangan, dan hand sanitizers.
Baca Juga: Empati pada Situasi Covid-19, Kemenparekraf Gunakan Thoughtful Indonesia
"Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk membantu mobilitas para tenaga medis dalam beristirahat setelah bertugas menangani pasien Covid-19. Kami juga siap untuk bisa mendukung industri pariwisata bangkit," kata Ridzki.
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Pengusaha Kembangkan Wisata Berkelanjutan
-
Kunjungan Wisman pada Maret Turun 45,50 Persen Dibandingkan Februari 2020
-
Hasilkan 7 Poin Kerja Sama Wisata, ASEAN Sepakat Lakukan Pemulihan Ekonomi
-
Percepat Pemulihan Wisata ASEAN, Indonesia Dukung Program dan Kegiatan
-
Kemenparekraf Pastikan Realokasi Anggaran Tepat Sasaran bagi Pelaku Wisata
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain