Suara.com - Senior Eksekutif Vice Presiden Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Muhammad Fauzan mengatakan sampai dengan saat ini belum ada pegawai perusahaan yang terindikasi positif terinfeksi COVID-19 di seluruh unit kerja maupun operasional, termasuk di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Kayu Agung.
“Hutama Karya menerapkan protokol tanggap darurat COVID-19 yang ketat di setiap ruas tol yang dikelola. Ini untuk mengantisipasi agar pegawai perusahaan tidak terkena Virus Corona," kata Muhammad Fauzan ditulis Senin (18/5/2020).
Ia menjelaskan sebelumya diberitakan bahwa SB petugas yang terpapar COVID-19 itu bekerja di bagian rescue Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Kayu Agung (Terpeka), Gerbang Tol Simpang Pematang, yang merupakan karyawan pihak ketiga PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO).
Selain itu, lanjut dia, kejadian yang terjadi pada Senin (4/5) itu di luar jam kerja dan lingkungan kerja, ketika yang bersangkutan mengantar pasien ke rumah sakit di Kota Palembang, menggunakan kendaraan ambulans puskesmas setempat.
Fauzan mengatakan setelah kejadian tersebut tidak ada pengetesan apapun terkait COVID-19 yang dilakukan kepada yang bersangkutan sehingga tidak ada status PDP atau positif Corona yang diberikan. Bahkan yang bersangkutan juga tidak masuk kantor sejak tanggal 4 Mei 2020 lalu.
“Ada beberapa tindakan yang telah dilakukan Hutama Karya di antaranya telah melakukan tindakan preventif seperti imbauan mencuci tangan, pembagian hand sanitizer dan masker, rutin melakukan penyemprotan disinfektan di setiap gerbang, dan tindakan lainnya sesuai dengan protokol COVID-19," katanya.
Ia menjelaskan sampai dengan saat ini belum terdapat pegawai perusahaan yang terindikasi atau dikonfirmasi positif terinfeksi COVID-19 di seluruh unit kerja maupun operasional, termasuk di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang dan Kayu Agung.
Bahkan Manajemen Hutama Karya terus berupaya dan bekerja keras semaksimal mungkin dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna Jalan Tol Trans Sumatera dan berkomitmen untuk transparan dalam penyampaian perkembangan kasus COVID-19 di lingkungan perusahaan pada kesempatan pertama.
Fauzan mengharapkan kepada seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi perkembangan kasus COVID-19 serta tetap menerapkan protokol kesehatan dan selalu menjaga jarak aman. (Antara)
Baca Juga: Imutnya Gajah Jantan Lahir di Taman Safari saat Corona, Dikasih Nama Covid
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi