Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti tidak kehilangan ide untuk tetap bisa membantu masyarakat terdampak COVID-19.
Susi kali ini berjualan kaos bertuliskan Tenggelamkan, dua buah buku berjudul Laut Masa Depan Bangsa : Transformasi Kelautan & Perikanan 2014-2019 dan Laut Masa Depan Bangsa : Kedaulatan, Keberlanjutan, Kesejahteraan.
“Kawan-kawan, bagi yang ingin membeli buku dan kaos tenggelamkan bertandatangan saya sekarang bisa langsung beli,” kata Susi dalam akun twitternya @pudjiastuti ditulis Kamis (28/5/2020).
Yang menarik dalam lapak tersebut, terdapat tulisan menarik, belanja online aman dan nyaman di Susi Merchandise, Pangandaran - Tidak Beli? Saya Tenggelamkan!
Ia juga mencuit, bahwa keuntungan dari penjualan kaos dan buku tersebut akan disumbangkan untuk organisasi Pandu Laut Nusantara dan masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi COVID-19.
Pandu Laut Nusantara adalah gerakan kolektif independen yang berbasis sukarelawan yang memiliki kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat laut Indonesia.
Kegiatan utama aktivis yang dipelopori Susi Pudjiastuti ini melakukan edukasi dan kampanye untuk menjaga dan melindungi laut dari berbagai ancaman demi masa depan
Kaos yang bergambarkan animasi Susi sebagai super hero wanita dijual seharga Rp 150.000, sedangkan dua buku yang dijajakan masing-masing Rp 200.000 dan Rp 150.000.
Diposting sejak 26 Maret 2020, cuitan ini telah retweet sebanyak 818 kali, dan tanda disukai oleh 2,8 ribu akun.
Baca Juga: Dinyinyiri Warganet karena Jualan Kaos, Jawaban Susi Pudjiastuti Bikin Ciut
Respon netizen beragam, mulai dari yang mendukung, memberi saran hingga mengkritik harganya terlalu mahal.
“kemahalan kalo kaos 150k ibu susi…turunin jadi 100k, napa? ujar Khalifah Mukidi @Bagindo_Rajo_
Susi pun membalas “Ada tandatangan saya .. dan keuntungan semua untk sdr2 kita yg memerlukan bantuan”.
Ia juga menjelaskan, bahwa melakukan kegiatan mempekerjakan orang dari tukang jahit adalah juga membantu kegiatan ekonomi masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG