Suara.com - Sandiaga Uno saat ini tengah mengejar gelar Doktor (S3) Manajemen di Universitas Pelita Harapan. Guna memuluskan pendidikannya, Sandiaga memilih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai objek disertasinya.
Gayung bersambut, Sandiaga diterima baik oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk melakukan disertasi di BUMN-BUMN.
Bahkan, Erick Thohir lewat Deputi Bidang SDM, Teknologi, Informasi Alex Denni membuat surat untuk pengatar disertasi Sandiaga.
Dalam Surat dengan Nomor S-25/DSI.MBU/05/2020 ini, Erick Thohir memerintahkan para Direktur Utama dan Direktur Keuangan BUMN untuk mengisi kuisioner disertasi Sandiaga. Sebanyak 108 BUMN diperintahkan untuk mengisi disertasi Sandiaga tersebut.
Kementerian BUMN membenarkan bahwa Sandiaga melakukan disertasi di lingkungan BUMN. Kementerian BUMN juga membenarkan adanya surat tersebut.
"Yap benar," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (16/6/2020).
Namun, Arya membantah, disertasi ini bukan dalam rangka program penataan BUMN. Tetapi ia berharap ada masukan dari Sandiaga terkait manajemen BUMN-BUMN.
"Itu kan penelitian mahasiswa S3. Nggak ada hubungan dengan penataan BUMN. Tapi kita berharap dari hasil disertasi tersebut, bisa ada masukan-masukan dari mahasiswa yang membuat penelitian mengenai BUMN," kata Arya.
Baca Juga: Tagihan Listrik Naik, Erick Thohir: Biasa Kalau Pas Ditagih Marah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Harga Beras SPHP Akan Dipatok Sama Rp 12.500/Liter di Seluruh Wilayah RI
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
DJP Kemenkeu Berhentikan Sementara Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK
-
Pegawai Pajak Kena OTT KPK, Purbaya: Kami Bantu Dari Sisi Hukum, Tak Akan Ditinggal
-
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM
-
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
-
BEI Bidik Empat Emiten Sekaligus, Status UMA Melekat pada Saham-saham Ini
-
Bisnis Roby Tremonti, Sosok Diduga Terkait dalam Buku Aurelie Moeremans