Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan anggaran Kementerian Perhubungan pada 2021 sebesar Rp 41,34 triliun. Anggaran itu turun dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 43 triliun.
Menurut Menhub, penggunaan anggaran ini fokus pada proyek-proyek yang bisa mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial di era Covid-19.
"Memprioritaskan kegiatan infrastruktur yang mendukung sektor industri pariwisata dan investasi. Serta mendukung penguatan kesehatan masyarakat," ujar Menhub dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (23/6/2020).
Adapun proyek prioritas ini diantaranya, Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu, Jalan Tol Trans Sumatera Aceh-Lampung, Jalan Trans Papua, Merauke-Sorong, KA Makasar-Pare-Pare dan Jalan Trans 18 Pulau (tertinggal, terluar dan terdepan).
"Kemudian, revitalisasi terminal A di 18 lokasi, pembangunan jalur ganda Bogor-Sukabumi, penyediaan subsidi perintis kereta api, pembangunan infrastruktur laut untuk rebound pariwisata seperti pembangunan labuan bajo, pembangunan pelabuhan sanur, pelabuhan kupang dan membangun pelabuhan kapal untuk pariwisata," ungkap Budi.
Selain itu, Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II ini menambahkan, pembangunan bandara akan tetap dilanjutkan seperti Bandara Bolaang Mongondow, Mandailing Natal, Mentawai dan lain-lain.
"Seperti penyelenggaraan transportasi di bandara berikutnya kita tetap komitmen meningkatkan sektor transportasi melalui skema investasi dan kerja sama pemerintah dan swasta melalui KPBU," ucap Menhub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara