Suara.com - Sebanyak 88 santri akan bisa segera menempati rumah susun khusus yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), melalui Direktorat Jenderal Perumahan. Rusun tersebut kini mulai dibangun di Pondok Pondok Pesantren Nurul Falah, Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah setinggi dua lantai, dengan anggaran Rp 3,18 miliar.
"Rumah susun santri di Bangka ini akan dibangun satu tower dua lantai, dengan tipe barak. Rusun ini memiliki daya tampung 88 santri, dengan target pembangunan selama empat bulan dan biaya Rp 3,18 miliar," ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera V, Darwis, saat Peletakan Batu Pertama di Pondok Pondok Pesantren Nurul Falah, Air Mesu, Jumat (10/7/2020).
Peletakan batu pertama dihadiri Wagub Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera, Darwis, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bangka Belitung, Saiful Anwarn Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Falah, Camat, serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat
Darwis menjelaskan, sesuai arahan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, rusun merupakan aset negara yang bisa dimanfaatkan, digunakan secara optimal untuk mendorong para pelajar tinggal di hunian vertikal. Ia minta agar rusun santri ini dapat dipelihara dan dihuni segera, setelah proses pembangunan selesai.
"Pondok pesantren ini memiliki peran besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air, termasuk di Bangka Tengah," terangnya.
Rusun diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal para santri selama menempuh pendidikan agama di ponpes.
Berdasarkan data KemenPUPR, pada 2020, setidaknya akan dibangun tiga rusun di Provinsi Bangka Belitung, yaitu dua revitalisasi rusun dan dan satu tower rusun baru.
Wagub Bangka Belitung, mengatakan, pembangunan rusun ini merupakan salah satu upaya pemerintah menyiapkan SDM yang berkualitas dan berakhlak di Bangka Belitung, sehingga dapat menghadapi tantangan di era digital saat ini.
"Dengan menyiapkan SDM yang maju, kami yakin masa depan Provinsi Babel, bahkan Indonesia akan menjadi lebih baik. Rusun juga sebagai fasilitas untuk mencerdaskan generasi muda di pondok pesantren ini," harapnya.
Baca Juga: Sederhanakan Program, PUPR Ajukan Rp 115,58 Triliun untuk Infrastruktur
Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh mengucapkan terima kasih kepada KemenPUPR atas pembangunan Rusun Ponpes Nurul Falah, dan berharap pembangunan dapat berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun.
"Kami berharap, pembangunan ini dapat memacu semangat belajar mengajar di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Falah, sehingga para santri makin giat belajar," ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah, H. Rusdi, yang juga Ketua Yayasan Pengembangan Pondok Pesantren Nurul Falah mengucapkan, terima kasih terhadap PUPR atas pembangunan fasilitas ini.
"Rusun ini sangat bermanfaat dan menambah prasana untuk kenyamanan bagi santri, sehingga menambah rasa aman bagi orangtua yang menitipkan anaknya di sini untuk menuntut ilmu agama di Ponpes ini," katanya.
Berita Terkait
-
PUPR Bedah 1.823 Rumah di Bogor dengan Alokasi Dana Capai Rp 25,9 Miliar
-
Progres Pembangunan Hunian bagi Korban Bencana di Sulteng Capai 70 Persen
-
Basuki Hadimuljono Kunjungi Rusun Pasar Jumat, Segera Bisa Ditempati ASN
-
Pemerintah Pusat dan Daerah akan Tingkatkan Koordinasi Program Sejuta Rumah
-
Program Perumahan PUPR Tahun 2021 Bakal Diguyur Rp 7,48 Triliun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana
-
Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia
-
Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban